Joker Berhenti Minum Obat meski Alami Gangguan Mental, Apa Efeknya?

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:15 WIB
Joker Berhenti Minum Obat meski Alami Gangguan Mental, Apa Efeknya?
Petikan trailer film Joker [Youtube/Warner Bros Pictures]

Suara.com - Hingga kini, film Joker masih menjadi topik yang seru untuk diperbincangkan di media sosial. Sebagian besar warganet tertarik dengan kondisi kesehatan mental sang pemeran utama, Arthur Fleck.

Dalam film ini diceritakan bahwa Arthur Fleck, yang kemudian memilih 'nama panggung' sebagai Joker, mendapatkan tujuh macam obat untuk meredakan kondisi mentalnya.

Tapi karena subsidi dari pemerintah dihentikan, Arthur mau tak mau harus menghentikan pengobatannya.

Padahal, mengonsumsi obat untuk orang-orang dengan gangguan mental seperti Arthur sangat penting. Terlebih karena dua gangguan mental yang dideritanya adalah PBA dan Skizofrenia.

"Sebagian besar orang dengan penyakit mental parah minum obat sampai mereka mulai merasa lebih baik," Ashley Hampton, PhD , seorang psikolog dan penulis berlisensi di Alabama, mengungkapkan alasan orang-orang berhenti mengonsumsi obat, melansir Healthline.

Petikan trailer film Joker [Youtuber/Warner Bros Pictures]
Petikan trailer film Joker [Youtuber/Warner Bros Pictures]

Ia menambahkan, sangat umum bagi penderita skizofrenia dan gangguan bipolar untuk tidak patuh pada pengobatan.

Perawatan untuk kondisi kesehatan mental dapat membantu mengakhiri gejala, memulihkan kualitas hidup, dan memungkinkan mereka untuk merasa sehat kembali.

Namun ini memang membutuhkan konsistensi terhadap pengobatan dan perawatan yang diberikan oleh dokter.

Berdasarkan Sane.org, jika seorang pengidap gangguan mental berhenti mengonsumsi obat secara tiba-tiba, dapat mengalami efek berikut:

- Kembalinya penyakit dengan cepat
- pikiran mental yang menganggu
- kejang yang berpotensi mengancam jiwa
- gejala penghentian antidepresan seperti gejala flu, masalah tidur, pusing, sakit kepala, kecemasan, dan lekas marah
- peningkatan risiko bunuh diri

Lebih sering daripada tidak, gejala-gejala biasanya terjadi dalam beberapa hari setelah menghentikan pengobatan.

Sedangkan penyakit dapat kambuh lagi dalam beberapa minggu setelah sang pengidap menganggap dirinya merasa sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Pensiun Jadi Paranormal, Mbah Mijan Kini Jadi Praktisi Pengobatan Alternatif Lulusan Tiongkok

Pensiun Jadi Paranormal, Mbah Mijan Kini Jadi Praktisi Pengobatan Alternatif Lulusan Tiongkok

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 17:09 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:41 WIB

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:31 WIB

Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental

Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental

News | Senin, 02 Maret 2026 | 19:59 WIB

Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia

Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 11:57 WIB

Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara

Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara

Health | Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:25 WIB

Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya

Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya

Health | Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:32 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB