Pemerintah Siapkan Perpres Demi Eliminasi TBC, Apa Saja Isinya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 11 Desember 2019 | 05:05 WIB
Pemerintah Siapkan Perpres Demi Eliminasi TBC, Apa Saja Isinya?
Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Kemenkes Siapkan Perpres Demi Eliminasi TBC, Apa Saja Isinya?

Demi mengeliminasi penyakit TBC (tuberkulosis), pemerintah kini tengah giat merampungkan Perpres (Peraturan Presiden) untuk mengatur secara detail langkah jangka panjang yang akan dilakukan. Hal ini dirasa perlu dilakukan mengingat Indonesia masuk 3 besar negara dengan kasus tuberkulosis di dunia.

"(Perpres) Pertama adalah mengurai bagaimana cara-cara penanganannya, secara komprehensif dan siapa yang akan jadi leading sektor, apa saja yang akan dikerjakan secara detail dan personilnya dari kementerian mana saja," ujar Menkes Terawan di Hotel Borobudur, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).

Sayangnya, saat ditanya perihal target Menkes Terawan mengaku enggan terburu-buru, ia lebih memilih memaksimalkan peraturan secara detail, untuk nanti didiskusikan bersama instansi, dan kementerian terkait.

"Supaya nggak salah, karena target waktu saja ini berbahaya juga harus detail," tuturnya.

Mengumpamakan seperti program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digalakkan Kemenkes beberapa waktu lalu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Anung Sugihantono, M. Kes mengatakan nantinya Perpres ini bersifat regulatif dan atributif.

"Atributif itu hanya menekankan saja, bahwa kita punya roadmap, kemudian di perpreskan, dari perpers itu diharapkan daerah mengacu itu untuk melakukan tindakan-tindakan antipasi," jelas Anung.

"Kalau regulatif, itu kemudian menginisiasi kamu ngapain, kamu ngapain, kamu ngapain, dan saya ngapain," lanjutnya.

Sayangnya, pembahasan antara atributif dan regulatif ini belum tuntas dibahas oleh bagian Sekretaris Negara (Sesneg), untuk nanti kemana arah perpres tersebut. Berbeda dengan Germas yang bersifat inpres (intruksi presiden) yang lebih mengarahkan, perpres ini nantinya lebih mengikat karena dalam bentuk aturan akan diterapkan dalam jangka panjang.

Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

"Kalau di Germas itu kan inpres, harus ini-harus ini, kalau peraturan sebenarnya lebih mengikat dan sifatnya long time. Kalau instruksi sifatnya short tahun ini ngapain, tahun itu ngapain," tuturnya.

Anung melanjutkan, berdasarkan pertemuan Menkes sebelumnya Nila Moeloek bertemu wakil presiden sebelumnya Jusuf Kalla (JK), disebutkan bahwa TB bukan sekedar masalah kesehatan, tapi ada faktor ekonomi dibaliknya.

"TB ini bukan masalah kesehatan tapi ini masalah sosio ekonomi kultural, kesehatan ditempatkan oleh Pak JK disebabkan oleh akibat, karena berkaitan dengah rumah, kalau menyelesaikannya hanya yang sakit diobati menurut beliau, tidak akan tuntas," tuturnya.

"Makanya kemudian menyarankan waktu itu, kita membagi dua, mana yang tanggung jawab kesehatan dan mana yang tanggung jawab kesehatan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Masuk 3 Besar TB Dunia, Menkes Terawan Perkuat Deteksi Dini

Indonesia Masuk 3 Besar TB Dunia, Menkes Terawan Perkuat Deteksi Dini

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 23:03 WIB

Bisa Sebabkan Kematian, TBC Sulit Dideteksi Pada Anak-anak

Bisa Sebabkan Kematian, TBC Sulit Dideteksi Pada Anak-anak

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 19:59 WIB

Kemenkes Beberkan Kronologi KLB Hepatitis A di Depok, Seperti Apa?

Kemenkes Beberkan Kronologi KLB Hepatitis A di Depok, Seperti Apa?

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB