WHO: Penularan Virus Corona dari Orang Tanpa Gejala Sangat Langka

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 09 Juni 2020 | 11:50 WIB
WHO: Penularan Virus Corona dari Orang Tanpa Gejala Sangat Langka
WHO: Penularan Virus dari Orang Tanpa Gejala sangat langka. (Shutterstock)

Suara.com - Orang dengan virus corona atau Covid-19 positif namun tidak bergejala atau asimptomatik selama ini menjadi momok tersendiri karena disebut bisa menyebarkan virus secara diam-diam.

Tapi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengatakan bawa orang yang memiliki virus corona tetapi tidak menunjukkan gejala tidak mendorong peningkatan pandemi.

“Dari data yang kami miliki, tampaknya masih jarang bahwa orang yang asimptomatik benar-benar menularkan ke individu sekunder,” kata Dr. Maria Van Kerkhove, kepala unit penyakit dan zoonosis WHO seperti dilansir dari NY Post.

Menurutnya ini sangat langka, pejabat kesehatan memperingatkan sejak awal bahwa orang asimptomatik dapat memicu penyebaran secara diam-diam.

Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)

Ttetapi Van Kerkhove mengatakan bahwa meski penyebaran asimptomatik dapat terjadi, itu bukan cara utama virus ditularkan.

"Kami memiliki sejumlah laporan dari negara-negara yang melakukan pelacakan kontak yang sangat rinci," katanya.

"Mereka mengikuti kasus tanpa gejala. Mereka mengikuti kontak. Dan mereka tidak menemukan transmisi sekunder ke depan. Ini sangat jarang, "katanya.

Pemerintah sebaliknya harus memfokuskan upaya mereka pada mendeteksi dan mengisolasi orang yang terinfeksi dengan gejala - kemudian melacak siapa pun yang mungkin telah melakukan kontak dengan mereka, katanya.

"Yang benar-benar ingin kami fokuskan adalah mengikuti kasus simptomatik," kata Van Kerkhove.

Dia menambahkan bahwa badan tersebut masih berusaha untuk mendapatkan "ebih banyak informasi dari berbagai negara untuk benar-benar menjawab apakah virus dapat menyebar secara luas melalui orang tanpa gejala.

"Jika kita benar-benar mengikuti semua kasus simptomatik, mengisolasi kasus-kasus itu, mengikuti kontak dan mengkarantina kontak itu ... itu akan menjadi pengurangan transmisi yang drastis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Gembira, Vaksin Virus Corona Berbentuk Inhaler Akan Siap Agustus

Kabar Gembira, Vaksin Virus Corona Berbentuk Inhaler Akan Siap Agustus

Tekno | Senin, 08 Juni 2020 | 10:45 WIB

Studi: Vitamin K Bisa Menekan Keparahan Pasien Akibat Virus Corona

Studi: Vitamin K Bisa Menekan Keparahan Pasien Akibat Virus Corona

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 07:25 WIB

6 Bayi Terinfeksi Virus Corona setelah Lahir, Ini Hasil Penelitiannya!

6 Bayi Terinfeksi Virus Corona setelah Lahir, Ini Hasil Penelitiannya!

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB