Meski Terlihat Sehat, Sebaiknya Hindari Makanan Ini saat Sarapan

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Rabu, 29 Juli 2020 | 07:39 WIB
Meski Terlihat Sehat, Sebaiknya Hindari Makanan Ini saat Sarapan
Makan sereal dan susu (Pixabay/ponce_photography)

Suara.com - Sarapan merupakan waktu makan yang krusial. Sebab, sarapan bisa membantu mempertahankan kadar insulin yang mengurangi risiko diabetes dan obesitas. Di sisi lain, sarapan memberi energi untuk memulai hari.

Namun sayangnya, masih banyak yang secara sadar melewatkan sarapan atau memilih makanan yang terlihat sehat tapi sebenarnya tidak. Apa saja makanan itu?

Dilansir dari Medical Daily, berikut makanan yang terlihat sehat namun sebaiknya dihindari saat sarapan.

1. Roti manis
Bagel, roti, dan biskuit terdiri dari gula dan gluten. Makanan-makanan ini hanyalah makanan manis yang dimaksudkan untuk dimakan sebagai makanan penutup pada hari cheat diet dan harus dihindari untuk sarapan.

2. Cereal bar
Mungkin menarik untuk sarapan cereal bar yang praktis. Namun meski diklaim dengan protein dan serat, tetapi pada kenyataannya mereka memiliki banyak bahan kimia dan gula. Membaca label tentang berapa banyak nutrisi nyata yang ditambahkan sangat penting untuk berhenti membuat Anda mengonsumsi sarapan yang tidak sehat.

3. Jus kemasan
Jus di pagi hari terlihat sehat nan menyegarkan, tapi itu tidak berlaku pada jus kemasan karena mengandung banyak gula. 

Beberapa jus buah mengklaim 100 persen alami tanpa tambahan gula, tetapi itu hanya berarti gula tebu tidak ditambahkan ke minuman. Mereka masih mengandung fruktosa yang mengubah gula menjadi lemak.

4. Yoghurt dengan perasa tambahan
Yoghurt yang beraroma mungkin dianggap sebagai makanan sarapan yang tidak berbahaya. Namun, yoghurt dengan perasa bisa mengandung rasa buatan, gula tambahan, dan kalori. Baca label untuk menemukan yogurt penuh dengan protein dan probiotik.

5. Sereal
Perusahaan menggunakan strategi pemasaran palsu untuk menjual sereal dengan menulis frasa seperti "antioksidan" pada kotak sereal. Mereka menyalahgunakan jargon medis untuk menjual lebih banyak produk, yang tidak dapat diatur oleh FDA. Memberi perhatian lebih pada label nutrisi dapat membantu Anda memahami kandungan nutrisi sereal dengan lebih baik.

Baca Juga: Bukan Makanan Berat, Ini 4 Sarapan Sehat untuk Awali Hari Anda!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI