Keguguran Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2, Bagaimana Bisa?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:10 WIB
Keguguran Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2, Bagaimana Bisa?
Ilustrasi keguguran. (Shutterstock)

Suara.com - Obesitas telah diketahui bisa meningkatkan risiko seseorang menderita diabetes tipe 1 atau tipe 2. Padahal penderita diabetes jauh lebih mungkin terinfeksi virus corona Covid-19 dan meninggal dunia.

Karena itu, semua orang disarankan menjalani gaya hidup sehat untuk menghindari risiko diabetes tipe 2 di tengah pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini.

Tapi, ada banyak faktor yang memengaruhi risiko diabetes. Para peneliti di Rumah Sakit Universitas Kopenhagen di Denmark menemukan adanya hubungan antara keguguran dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi.

"Kami tidak bisa mengesampingkan bahwa tekanan psikologis yang terkait dengan keguguran bisa memicu perubahan gaya hidup yang meningkatkan Indeks Massa Tubuh dan diabetes tipe 2," kata Dr Pie Egerup, pemimpin studi tersebut dikutip dari Mirror UK.

Dr Pia Egerup mengatakan analisisnya dengan menyesuaikan obesitas, menemukan masih ada hubungan antara keguguran dan diabetes tipe 2.

Ilustrasi diabetes (shutterstock)
Ilustrasi diabetes (shutterstock)

Bahkan orang yang lebih sering keguguran lebih berisiko tinggi menderita diabetes tipe 2. Hal ini menunjukkan bahwa risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi pada wanita keguguran tidak bisa dijelaskan hanya dengan obesitas saja.

Kini, wanita yang mengalami keguguran berulang kali berisiko lebih besar terkena diabetes. Risiko itu juga akan semakin meningkat dengan setiap keguguran yang berturut-turut.

Para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengalami satu kali keguguran memiliki kemungkinan 18 persen lebih tinggi mengembangkan diabetes tipe 2 dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah keguguran.

Wanita dengan riwayat dua kali keguguran juga berisiko 38 persen lebih tinggi menderita diabetes tipe 2. Sedangkan, riwayat keguguran 3 kali meningkatkan risiko sebesar 71 persen.

Para peneliti menyarankan wanita yang telah mengalami 3 kali atau lebih keguguran disarankan lebih sering memantau kadar gula darah selama kehamilan. Sehingga mereka bisa memberikan saran untuk menurunkan risiko dan mencegah diabetes.

Studi ini melibatkan lebih dari 24.700 wanita Denmark yang lahir antara tahun 1957 dan 1997 didiagnosis diabetes tipe 2 antara 1977 dan 2017. Studi ini juga memasukkan 247.740 wanita tanpa diabetes sebagai kontrol.

Setiap penderita dicocokkan dengan 10 wanita yang kontrol pada usia dan pendidikan sama tanpa diabetes. Sehingga para ilmuwan bisa menghitung kemungkinan risiko diabetes tipe 2 sesuai dengan banyaknya mereka mengalami keguguran.

"Mungkin latar belakang genetik yang sama bisa memengaruhi peningkatan risiko untuk keduanya. Selain itu, keguguran bisa memicu aliran imunologis yang bisa menyebabkan diabetes tipe 2," ujar Dr Egerup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Turunkan Kadar Gula Darah dengan Cepat pada Penderita Diabetes!

Begini Cara Turunkan Kadar Gula Darah dengan Cepat pada Penderita Diabetes!

Health | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 09:00 WIB

Makin Banyak Anak Kena Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

Makin Banyak Anak Kena Diabetes Tipe 2, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:09 WIB

Saat Kadar Gula Darah Meningkat, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan

Saat Kadar Gula Darah Meningkat, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:08 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB