Awas, Minuman Pemanis Bisa Picu ADHD pada Anak-anak

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 15:38 WIB
Awas, Minuman Pemanis Bisa Picu ADHD pada Anak-anak
Ilustrasi anak-anak. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian baru mengatakan pemanis yang digunakan dalam minuman bersoda, biskuit, kue dan es krim bisa memicu ADHD pada anak-anak.

Fruktosa menurunkan energi dalam sel, memicu respons mencari makan yang mirip dengan kelaparan. Tapi, respons ini mengarah pada pengambilan risiko dan agresi.

Padahal makan terlalu banyak atau berlebihan berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes dan demensia. Karena itu, gula salah satu bahan makanan yang dianggap bisa mematikan di dunia.

Kini, para ilmuwan telah menemukan hal yang bisa memicu perilaku manik seseorang, ini berkaitan dengan asupan gula harian.

"Kami menyajikan bukti bahwa fruktosa bisa menurunkan energi dalam sel, yang memicu respons mencari makan serupa dengan apa yang terjadi saat kelaparan," kata penulis utama Profesor Richard Johnson, dari University of Colorado dikutip dari Mirror UK.

Ilustrasi soda diet atau diet coke. (Unsplash/NeONBRAND)
Ilustrasi soda. (Unsplash/NeONBRAND)

Padahal aktivias berlebihan dari proses ini bisa menyebabkan ADHD hingga gangguan bipolar. Bahkan anak-anak bisa mengalami agresi.

"Sementara, jalur fruktosa dimaksudnya untuk membantu kelangsungan hidup. Asupan fruktosa yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir dan mungkin berlebihan karena tingginya jumlah gula dalam makanan sekarang," jelas Prof Johnson.

Sebenarnya, fruktosa biasa ditemukan dalam buah-buahan yang efeknya bisa dilawan secara alami. Tapi, fruktosa yang dimurnikan dan ditambahkan ke dalam produk pemanis bisa lebih buruk daripada glukosa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklaim konsumsi makanan dalam jumlah kecil setiap hari akan baik-baik saja. Tapi, beberapa orang mungkin tidak memiliki kontrol dalam asupan makanan yang bisa meningkatkan kadar gula.

baca juga

Para ahli mengatakan makanan manis yang harus dihindari adalah manisan, kue, biskuit, cokelat dan minuman bersoda. Karena, semua jenis makanan dan minuman itu mengandung banyak fruktosa.

"Gangguan perilaku adalah kondisi umum yang berhubungan dengan obesitas dan pola makan barat. Asupa fruktosa yang berlebihan dalam bentuk minuman bisa berkontribusi besar pada kondisi ini," jelas Prof Johnson.

Meski begitu, fruktosan sebagai faktor risiko kondisi-kondisi tersebut bukan berarti membuat kita mengesampingkan faktor genetik, keluarga, fisik, emosional dan lingkungan yang membantuk kesehatan mental seseorang.

Selain itu, penyebab gangguan kejiwaan juga masih menjadi misteri meski telah dilakukan penelitian sejak lama. Tapi, asupan fruktosa yang tinggi telah semakin meningkat 40 kali lipat sejak tahun 1700-an.

Lalu, salah satu konsekuensinya respons mencari makan ini memiliki kesamaan dengan gangguan perilaku tertentu, termasuk ADHD, bipolar dan perilaku agresif.

Penelitian sebelumnya juga telah menemukan tikus yang diberi asupan minuman fruktosa selama 2 bulan mengalami peningkatan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:55 WIB

Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan

Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan

Entertainment | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:21 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif

5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:45 WIB

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk

5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:02 WIB

Terjerat Judi Online, Anak-Anak Disebut Sampai Mencuri dan Berutang Pinjol

Terjerat Judi Online, Anak-Anak Disebut Sampai Mencuri dan Berutang Pinjol

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:42 WIB

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:47 WIB

Terkini

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

Bekaci | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:54 WIB

PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki

PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:49 WIB

Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta

Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:45 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU

Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:40 WIB

Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea

Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:37 WIB

Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas

Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas

Sumut | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:35 WIB

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:26 WIB

PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027

PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:25 WIB

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:20 WIB

Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus

Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:13 WIB

×