Merasa Berdosa Telah Makan Banyak? Begini Cara Sederhana Lakukan Detoks

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 09 November 2020 | 11:25 WIB
Merasa Berdosa Telah Makan Banyak? Begini Cara Sederhana Lakukan Detoks
Makan sayur, salah satu cara untuk detoks setelah makan banyak. (Shutterstock)

Suara.com - Saat sedang lapar atau dihadapkan dengan makanan favorit, kebanyakan dari kita mungkin akan makan dengan lahap. Alih-alih merasa puas, seringkali perilaku ini malah membuat kita merasa berdosa karena telah makan banyak, dan was-was jika berat badan jadi naik. Jika sudah seperti itu, detoks jadi salah satu cara untuk membuang 'racun makanan' dari sistem pencernaan.

Tubuh manusia sebenarnya bisa melakukan detoks sendiri. Hati dan ginjal bekerja sepanjang waktu untuk membuang limbah dan racun tidak sehat dari tubuh. Tapi jika Anda bertekad untuk melakukan detoks, maka cobalah beberapa cara alami di bawah ini, sebagaimana dikutip dari Times of India.

1. Hindari pembicaraan diri sendiri yang negatif
Hindari membicarakan diri sendiri yang negatif. Tidak apa-apa untuk sesekali menikmati hidangan favorit Anda. Ketika berfokus pada pola makan yang sehat dan bersih, sesekali menikmati makanan favorit bukanlah masalah besar.

Yang akan jadi masalah adalah jika Anda sering melakukannya. Yang penting adalah bangkit kembali pada rutinitas harian setelah makan. Pembicaraan negatif tidak akan membantu Anda mencapai ini, melainkan akan menyebabkan stres dan menimbulkan masalah kesehatan lainnya. Cobalah untuk tetap positif sepanjang waktu.

2. Olahraga dengan ringan
Untuk membakar kalori ekstra yang telah dimakan, Anda tidak harus menghukum diri sendiri dengan melakukan olahraga ekstra hingga tiga kali sehari. Lakukan perlahan dan berikan tubuh Anda waktu untuk pulih. Terlalu banyak berolahraga akan menimbulkan stres. Jika Anda bertekad untuk berolahraga, cobalah yoga atau jalan kaki.

3. Minum banyak air
Salah satu hal terbaik yang harus dilakukan adalah minum banyak cairan. Air membantu mengeluarkan produk limbah yang tidak diinginkan dari sistem melalui urin dan keringat. Ini juga meningkatkan metabolisme dan mengembalikan energi. Tambahkan infuse water, air kelapa, dan buah-buahan yang kaya akan kandungan air ke dalam makanan Anda. Bahkan minum air biji jintan dan karrom 2-3 kali sehari dapat membantu.

4. Makan lebih banyak serat
Konsumsi makanan sehat dan kaya serat. Makronutrien ini sebenarnya mendukung ginjal dan hati untuk membuang limbah keluar dari tubuh dengan cara yang lebih baik. Ini mendorong pertumbuhan bakteri usus yang baik dan membantu meningkatkan fungsi penghalang usus.

5. Makan makanan mentah dan fermentasi
Mengonsumsi makanan yang difermentasi saat detoksifikasi adalah ide yang bagus. Makanan fermentasi, seperti dadih dan acar, dapat memperlancar proses pencernaan dan dapat mendukung proses detoksifikasi. Makanan ini membantu dalam pembentukan bakteri baik yang meningkatkan kesehatan usus dan pada akhirnya meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Program Menurunkan Berat Badan, Kapan Waktu Terbaik Makan Berat?

Sedang Program Menurunkan Berat Badan, Kapan Waktu Terbaik Makan Berat?

Jatim | Rabu, 30 September 2020 | 15:04 WIB

Bikin Iri, Kenapa Ada Orang Makan Banyak Tapi Tak Pernah Gemuk?

Bikin Iri, Kenapa Ada Orang Makan Banyak Tapi Tak Pernah Gemuk?

Health | Senin, 03 Agustus 2020 | 04:48 WIB

Cara Detoks 7 Organ Tubuh, Bisa Usir Penyakit dan Lelah

Cara Detoks 7 Organ Tubuh, Bisa Usir Penyakit dan Lelah

Health | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 07:59 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB