alexametrics

Cegah Penularan Virus Nipah dan 4 Berita Kesehatan Lain

M. Reza Sulaiman
Cegah Penularan Virus Nipah dan 4 Berita Kesehatan Lain
Ilustrasi kelelawar buah penular virus Nipah. [Shutterstock]

Heboh virus Nipah dan cara pencegahan dari WHO menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Rabu (27/1/2021).

Suara.com - Heboh virus Nipah dan cara pencegahan dari WHO menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Rabu (27/1/2021).

Ada juga imbauan menghindari belanja langsung demi mencegah varian baru virus Corona, hingga manfaat minum teh untuk lansia.

Simak rangkuman berita kesehatan menarik hari ini dari Suara.com:

1. Heboh Virus Nipah, Ini Saran WHO untuk Cegah Penularan

Baca Juga: Gejala dan Tips Menghindari Virus Nipah

Ilustrasi virus nipah. (Shutterstock)
Ilustrasi virus nipah. (Shutterstock)

Virus nipah yang pertama kali ditemukan pada tahun 1999 kembali heboh dibicarakan.

Sejumlah peneliti memprediksi bahwa virus nipah bisa menjadi pandemi selanjutnya.

Virus Nipah adalah virus zoonosis (ditularkan dari hewan ke manusia) dan juga dapat ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi atau langsung antar manusia.

Pada orang yang terinfeksi, itu menyebabkan berbagai penyakit dari infeksi asimtomatik (subklinis) hingga penyakit pernapasan akut dan ensefalitis fatal.

Baca selengkapnya

Baca Juga: Bisa Menyebabkan Radang Otak, Ketahui Gejala dan Tanda Infeksi Virus Nipah

2. Lansia Harus Lebih Banyak Minum Teh, Ini Efeknya Pada Tubuh!

Ilustrasi minum teh panas dan kue atau roti (Pixabay/pompi)
Ilustrasi minum teh panas dan kue atau roti (Pixabay/pompi)

Sebagian besar orang pasti suka minum teh, tak peduli jam berapa pun mengonsumsinya.

Karena, secangkir teh hangat bisa membantu menangkan diri dan pas untuk dinikmati saat bersantai.

Apalagi teh adalah minuman yang bisa dikonsumsi semua orang, dari anak muda hingga orang tua. Pada orang tua atau lansia, minum teh bisa memberikan banyak manfaat kesehatan.

Baca selengkapnya

3. Cegah Varian Baru Corona, Pakar Sarankan Hindari Belanja Secara Langsung

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Varian virus corona yang muncul di Inggris, Brasil, dan Afrika Selatan memang cukup mengkhawatirkan.

Meskipun sudah ada vaksin, Anda tetap perlu melakukan berbagai pencegahan untuk menghindari infeksi Covid-19 terutama yang berasal dari varian baru.

"Sangat umum bagi virus untuk berubah dan memunculkan varian baru," kata Dr. Stephanie Sterling, MD, MPH, kepala penyakit menular di NYU Langone Hospital, Brooklyn dan co-lead dari klinik penelitian vaksin NYU Langone Vaccine Center di Brooklyn kepada Bustle.

Baca selengkapnya

4. Semua Manusia Memiliki Sel Kanker dalam Tubuhnya, Kapan Menjadi Berbahaya?

Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Kanker termasuk salah satu jenis penyakit yang paling mengerikan karena bisa sangat mematikan.

Namun tanpa disadari semua orang, ternyata tubuh manusia juga terdiri dari sel kanker.

Dikatakan Dokter spesialis penyakit dalam Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid, setiap organ tubuh manusia terdiri dari kumpulan sel, termasuk sel kanker. 

Baca selengkapnya

5. Ahli dari China Sebut India Bisa Menjadi 'Base Camp' Virus Corona Global

Ilustrasi Herd Immunity. [Shutterstock]
Ilustrasi Herd Immunity. [Shutterstock]

Para ahli China yakin bahwa India saat ini mengalami kapasitas pengendalian virus corona yang tidak memadai.

Negara tersebut bahkan disebut bisa menjadi 'base camp' global untuk virus jika situasinya berlanjut setelah pembatasan dibuka kembali.

Respons ini muncul setelah media India mengaku lega dengan tingginya tingkat antibodi virus corona pada populasi di New Delhi, yang menurut mereka selangkah lebih dekat untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kawanan, lapor Global Times.

Baca selengkapnya

Komentar