Berkaca dari Marthin Saba, Ini Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Bimo Aria Fundrika

Senin, 08 Februari 2021 | 16:10 WIB
Berkaca dari Marthin Saba, Ini Pertolongan Pertama Serangan Jantung
Marthin Saba [Instagram/marthinsaba]

Suara.com - Penyanyi Marthin Saba dikabarkan meninggal dunia, Senin, (8/2/2021. Kabar duka itu langsung disampaikan sang istri, Prita Laura yang mencoba ikhlas atas kepergian suaminya.

"Sayangku, Marthin Saba, aku tahu ini pilihan Tuhan dan pilihanmu. Tuhan baik sama kita. Aku yakin kamu bahagia di rumah barumu sayang," tulis Prita Laura di Instagram dini hari tadi.

Belakangan diketahui bahwa Marthin Saba meninggal akibat penyakit jantung. Kabar itu diungkapkan oleh pengamat musik Adib Hidayat.

Dia mencuit saudara kandung Carlo Saba itu meninggal akibat serangan jantung.

Serangan jantung (Pixabay/Pexels)
Serangan jantung (Pixabay/Pexels)

"Berita duka @marthinsaba vokalis dari @kspband meninggal dunia karena serangan jantung. Kabar saya peroleh dari @myDidan dan @kikijuliar. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan," tulis Adib di Twitter.

Dalam kondisi serangan jantung, penanganan yang cepat dan tepat menjadi kunci untuk menyelamatkannya. Sayangnya ada banyak pertolongan pertama yang sering dilupakan atau tidak diketahui oleh masyarakat.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut ini pertolongan pertama yang harus dilakukan pada pasien serangan jantung.

Segera hubungi medis

Jangan mengabaikan atau berusaha mengatasi gejala serangan jantung. Jika Anda tidak memiliki akses ke layanan medis darurat, minta tetangga atau teman mengantar Anda ke rumah sakit terdekat.

baca juga

Mengemudikan diri Anda hanya sebagai pilihan terakhir, dan sadari bahwa hal itu menempatkan Anda dan orang lain pada risiko saat Anda mengemudi dalam keadaan ini.

Kunyah dan telan aspirin

Kecuali Anda alergi terhadap aspirin atau telah diberitahu oleh dokter Anda untuk tidak pernah mengonsumsi aspirin.

Ambil nitrogliserin, jika diresepkan.

Jika Anda merasa mengalami serangan jantung dan dokter sebelumnya telah meresepkan nitrogliserin untuk Anda, ambillah sesuai petunjuk. Jangan mengonsumsi nitrogliserin orang lain, karena itu bisa membuat Anda lebih berbahaya.

Mulailah CPR

jika orang tersebut tidak sadarkan diri lakukan CPR. Jika Anda bersama seseorang yang tidak sadarkan diri, beri tahu operator 911 atau spesialis medis darurat lainnya. Anda mungkin disarankan untuk memulai resusitasi kardiopulmoner (CPR).

Jika Anda belum menerima pelatihan CPR, dokter menyarankan untuk melakukan kompresi dada (sekitar 100 hingga 120 kompresi per menit). Petugas operator dapat menginstruksikan Anda tentang prosedur yang benar sampai bantuan tiba.

Jika defibrilator eksternal otomatis (AED) segera tersedia dan orang tersebut tidak sadarkan diri, ikuti petunjuk perangkat untuk menggunakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marthin Saba Meninggal Karena Serangan Jantung, Gejala Ini Sering Diabaikan

Marthin Saba Meninggal Karena Serangan Jantung, Gejala Ini Sering Diabaikan

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 14:13 WIB

5 Fakta Marthin Saba, Vokalis KSP Band yang Meninggal Dunia

5 Fakta Marthin Saba, Vokalis KSP Band yang Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 08 Februari 2021 | 11:08 WIB

Sahabat Kenang Momen Terakhir Bersama Marthin Saba

Sahabat Kenang Momen Terakhir Bersama Marthin Saba

Entertainment | Senin, 08 Februari 2021 | 10:04 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×