Dinda Hauw Positif Covid-19, Waspadai Risiko Gejala Berat pada Ibu Hamil!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 23 Maret 2021 | 11:40 WIB
Dinda Hauw Positif Covid-19, Waspadai Risiko Gejala Berat pada Ibu Hamil!
Pasangan Dinda Hauw dan Rey Mbayang saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Rey Mbayang melalui unggahan Instagramnya mengabarkan bahwa dirinya dan Dinda Hauw positif virus corona Covid-19. Padahal Dinda Hauw diketahui sedang hamil anak pertama mereka.

Melalui unggahannya pula, Rey Mbayang bersama istrinya mengutarakan keikhlasannya menerima rasa sakit. Mereka juga bersyukur atas nikmatnya kesehatan yang diberikan Tuhan.

Di samping itu, terinfeksi virus corona Covid-19 ketika hamil seperti Dinda Hauw pastinya tidaklah mudah. Sejak awal pandemi virus corona, ibu hamil sudah termasuk dalam kategori rentan terinfeksi virus corona.

Meskipun bukti mengenai penularan virus dari ibu ke janin belum jelas, tapi terinfeksi virus corona ketika hamil memiliki sejumlah risiko kesehatan.

Studi dari CDC Amerika Serikat dilansir dari Hellosehat, menemukan ibu hamil yang tertular virus corona cenderung membutuhkan perawatan medis menggunakan ventilator atau ruang ICU.

unggahan Rey Mbayang [Instagram/@rey_mbayang]
unggahan Rey Mbayang [Instagram/@rey_mbayang]

Studi itu juga menemukan adanya risiko ibu hamil melahirkan bayi prematur akibat virus corona Covid-19. Mereka menemukan ini setelah meninjau 77 penelitian tentang virus corona pada ibu hamil.

Penelitian itu mengambil data dari 13.118 ibu hamil yang terinfeksi virus corona. Bahkan tim peneliti juga membandingkan kondisi ibu hamil yang terinfeksi virus corona dengan wanita usia produktif yang tidak hamil.

Sehingga mereka menemukan ibu hamil yang terinfeksi virus corona berisiko tinggi membutuhkan perawatan medis intensif.

Tapi, studi tentang virus corona pada ibu hamil ini butuh tinjauan lebih lanjut. Meski begitu, ada beberapa risiko yang perlu dipahami ibu hamil dengan virus corona.

baca juga

Ibu hamil yang positif virus corona berisiko mengalami kelainan pada plasenta. Kelainan ini berpotensi mengganggu pengiriman oksigen dan nutrisi ke janin.

Sayangnya, peneliti belum tahu risiko kelainan jangka panjang yang bisa dialami bayi dalam kandungan. Namun, mereka melihat adanya risiko janin tertular virus corona dari ibunya selama masa berkembang.

Sebuah studi baru pun menunjukkan bahwa plasenta hanya membawa sedikit molekul reseptor virus corona. Jadi, ada kemungkinan molekul virus itu tidak cukup untuk menginfeksi.

Karena itulah, ada kemungkinan jarang kasus bayi baru lahir dari ibu yang positif Covid-19 juga dinyatakan positif virus corona. Namun, tetap tidak menutup kemungkinan bayi dalam kandungan masih bisa tertular virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinda Hauw Positif Covid-19 saat Hamil, Respons Rey Mbayang Bikin Adem

Dinda Hauw Positif Covid-19 saat Hamil, Respons Rey Mbayang Bikin Adem

Riau | Senin, 22 Maret 2021 | 15:25 WIB

Dinda Hauw Positif Covid-19 saat Hamil Anak Pertama, Simak Lagi Panduan WHO

Dinda Hauw Positif Covid-19 saat Hamil Anak Pertama, Simak Lagi Panduan WHO

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 15:12 WIB

Positif Covid-19, Rey Mbayang dan Dinda Hauw Minta Doa dari Netizen

Positif Covid-19, Rey Mbayang dan Dinda Hauw Minta Doa dari Netizen

Jabar | Senin, 22 Maret 2021 | 14:28 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×