Mantap! Perlindungan Vaksin Pfizer Sampai 91 Persen dalam 6 Bulan Pertama

M. Reza Sulaiman, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 07 April 2021 | 18:08 WIB
Mantap! Perlindungan Vaksin Pfizer Sampai 91 Persen dalam 6 Bulan Pertama
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Suara.com - Hasil penelitian terbaru menyebut manfaat perlindungan vaksin Pfizer bisa jadi lebih besar daripada temuan sebelumnya.

Perusahaan Pfizer mengungkap, vaksin Pfizer dapat mencegah penularan COVID-19 hingga 91 persen dalam 6 bulan pertama setelah peserta mendapat suntikan.

Namun hanya sekitar 63 persen dari orang yang disuntik vaksin juga menghasilkan sel-T, protein penting yang berfungsi menjaga antibodi ada di tubuh untuk jangka waktu yang lama.

Analisis uji klinis dilakukan Pfizer pada 46.000 orang tepat enam bulan suntikan dosis kedua.

INFOGRAFIS: Sebelum dan Sesudah Vaksin Covid-19, Coba Lakukan Ini!
INFOGRAFIS: Sebelum dan Sesudah Vaksin Covid-19, Coba Lakukan Ini!

Penelitian yang sama juga melihat data 800 peserta uji coba di Afrika Selatan, yang menyimpulkan bahwa vaksin Pfizer efektif untuk varian baru yang berasal dari sana.

Menurut CEO Pfizer Albert Bourla, hasil penelitian ini membantah uji laboratorium sebelumnya terkait efektivitas vaksin terhadap varian baru.

"Kemanjuran vaksin diamati hingga enam bulan, setelah dosis kedua terhadap varian baru di Afrika Selatan. Hal ini memberi keyakinan lebih lanjut, terkait keefektifan vaksin kami secara keseluruhan," ungkap Bourla, dilansir BBC.

Studi jangka panjang ini juga dilakukan oleh Oxford-AstraZeneca, tetapi penelitian dari Pfizer merupakan temuan pertama yang dilaporkan.

Sementara itu, penelitian dari University of Birimingham juga mengamati sistem kekebalan pada 100 orang yang berusia 80 hingga 96 tahun.

baca juga

Sampel darah peserta menunjukkan adanya antibodi yang meningkat, sehingga mampu efektif melawan penularan COVID-19.

Namun, perlindungan terhadap varian baru dari Brasil empat belas kali kruang efektif. Meski demikian, tingginya antibodi yang dihasilkan dipercaya tetap bisa terlindungi.

Salah satu peneliti bernama Dr Helen Parry, membantah terkait perlindungan klinis jangka panjang.

"Tidak jelas apa artinya perlindungan klinis dalam jangka panjang," ungkap dosen klinis National Institute for Health Research tersebut.

Sementara itu, sel-T dapat membunuh sel-sel yang menjadi penularan virus COVID-19, meski hanya 63 persen orang dalam kelompok usia yang menghasilkan respons antibodi tersebut.

Namun, pertahanan tingkat antibodi ini membantu dari waktu ke waktu.

"Sehingga ini yang kami awasi dengan cermat," ungkap peneliti kanker Birmingham, Professor Paul Moss.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Kimia Farma dan Pfizer Genjot Vaksinasi Pneumonia

Kimia Farma dan Pfizer Genjot Vaksinasi Pneumonia

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:45 WIB

Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer Digugat Karena Dituding Sembunyikan Risiko dan Klaim Palsu Soal Efektivitas

Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer Digugat Karena Dituding Sembunyikan Risiko dan Klaim Palsu Soal Efektivitas

Health | Selasa, 18 Juni 2024 | 12:46 WIB

Pfizer Bakal Pasok Indonesia Dengan Terapi Antiviral Oral untuk Bantu Perangi Covid-19

Pfizer Bakal Pasok Indonesia Dengan Terapi Antiviral Oral untuk Bantu Perangi Covid-19

Health | Senin, 09 Januari 2023 | 19:24 WIB

Bantu Indonesia Lawan Virus Corona Baru, AS Kirim Tambahan 5 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Bantu Indonesia Lawan Virus Corona Baru, AS Kirim Tambahan 5 Juta Dosis Vaksin Pfizer

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:31 WIB

Berikan Lebih Dari 40 Juta Dosis, Amerika Dorong Cakupan Vaksinasi Covid di Indonesia

Berikan Lebih Dari 40 Juta Dosis, Amerika Dorong Cakupan Vaksinasi Covid di Indonesia

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:16 WIB

Kabar Baik, Efektivitas Vaksin Pfizer Tembus 73 Persen Pada Anak di Bawah 4 Tahun

Kabar Baik, Efektivitas Vaksin Pfizer Tembus 73 Persen Pada Anak di Bawah 4 Tahun

Health | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 10:16 WIB

Ahli: Pil Covid-19 Paxlovid Tidak Beri Manfaat Apapun pada Orang Dewasa Muda!

Ahli: Pil Covid-19 Paxlovid Tidak Beri Manfaat Apapun pada Orang Dewasa Muda!

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Sudah Diizinkan BPOM, Tapi Kok Vaksin Booster Usia 16-18 Tahun Belum Dilakukan Kemenkes?

Sudah Diizinkan BPOM, Tapi Kok Vaksin Booster Usia 16-18 Tahun Belum Dilakukan Kemenkes?

Video | Selasa, 09 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×