Bukan Cuma Covid-19, Sakit Herpes Zoster Juga Perlu Isolasi Mandiri

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 16:55 WIB
Bukan Cuma Covid-19, Sakit Herpes Zoster Juga Perlu Isolasi Mandiri
Ilustrasi herpes. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Seperti infeksi Covid-19, herpes zoster juga bisa menular lewat udara. Oleh sebab itu, pasien herpes zoster atau sering disebut juga cacar ular, disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama beberapa hari..

"Tentu tidak selama Covid-19 sampai 2 minggu. Biasanya satu minggu cukup," kata dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Anthony Handoko, Sp.KK., dalam webinar daring, Kamis (8/4/2021).

Jika pasien herpes zoster bisa lebih cepat mendapat perawatan medis, infeksi bisa lebih cepat sembuh. Sehingga isolasi mandiri tidak perlu sampai sepekan. Menurut dokter Anthony, isolasi diperlukan karena herpes zoster yang disebabkan oleh infeksi Varicella zoster virus (VZV) itu bisa menular lewat napas. 

Tetapi tidak seperti Covid-19, penyakit herpes zoster telah ditemukan obatnya sehingga perawatan dan isolasi bisa lebih cepat.

"Tapi kalau tidak diobati, ya sampai 10 hari," imbuhnya.

Ilustrasi pengobatan penyakit herpes. (Shutterstock)
Ilustrasi pengobatan penyakit herpes. (Shutterstock)

Dokter Anthony menjelaskan bahwa penyakit apa pun yang disebabkan karena infeksi virus sebenarnya bisa sembuh sendiri. Hal itu karena virus bisa mati diserang oleh antibodi dalam tubuh. Karenanya, infeksi virus selalu dikaitkan dengan sistem imunitas tubuh. Makin kuat sistem imun, maka kemampuan tubuh melawan virus juga makin baik.
 
Dalam proses pengobatan, dokter biasanya akan memberikan obat anti virus yang disesuaikan dengan usia, berat badan, dan derajat keparahan herpes zoster yang dialami pasien. Dokter Anthony mengatakan, salah satu yang diberikan juga merupakan obat pereda nyeri.

"Pengertian obat penahan rasa sakit sesuai dengan derajat keparahan herpes zoster. Hampir semua pasien membutuhkan penahan rasa sakit. Pada beberapa kasus yang hebat, kita berikan obat anti depresi atau anti kejang untuk meredakan rasa sakit. Terakhir konseling psikologi emosional dan edukasi tentang penyakit herpes zoster," paparnya.

Pasien juga tidak perlu membatasi makanan yang dikonsumsi. Dokter Anthony mengingatkan bahwa infeksi herpes zoster tidak ada kaitan sama sekali dengan alergi atau pun kondisi autoimun.

"Tetapi herpes adalah penyakit infeksi, artinya ada organ luar yang masuk jenisnya virus. Kalau untuk makanan karena bukan kasus alergi maka makan apa saja boleh. Kalau terasa gatal itu karena lukanya mau sembuh dan tumbuh kulit baru itu sangat wajar," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunggu Kepastian Resmi dari Arab, Kemenag Mulai Vaksinasi Calon Jemaah Haji

Tunggu Kepastian Resmi dari Arab, Kemenag Mulai Vaksinasi Calon Jemaah Haji

News | Kamis, 08 April 2021 | 15:45 WIB

GeNose C19 Resmi Beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Jumat Besok

GeNose C19 Resmi Beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Jumat Besok

Bali | Kamis, 08 April 2021 | 15:43 WIB

Vaksin Pfizer 100 Persen Bisa Ditoleransi Anak Remaja, Ini Buktinya!

Vaksin Pfizer 100 Persen Bisa Ditoleransi Anak Remaja, Ini Buktinya!

Health | Kamis, 08 April 2021 | 15:45 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB