Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi, Pakar Ingatkan Jangan Lupa Selftalk

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 12 Juli 2021 | 17:44 WIB
Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi, Pakar Ingatkan Jangan Lupa Selftalk
Ilustrasi selftalk. (Pixabay/StockSnap)

Suara.com - Menjaga kesehatan mental penting dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, pakar mengingatkan agar masyarakat jangan lupa melakukan selftalk. Apa itu?

dr. Stephanus Putra Nurdin, MedHyp dari RSIA Budhi Jaya dan Columbia Asia Hospital Pulomas menjelaskan bahwa selftalk adalah salah satu cara memberikan sugesti pada tubuh dan pikiran.

"Selftalk itu bahasa gampangnya ya ngomong sendiri. Tapi kalau diulang-ulang, perkataan itu bisa menjadi kenyataan karena akan menjadi sugesti, kalau minum obat atau vitamin ini itu tapi selftalk-nya negatif ya percuma," ujar Stephanus saat dilansir ANTARA.

Lebih lanjut dokter yang akrab disapa dr Ivan ini mengatakan, mendengar dibagi menjadi dua bagian yaitu pada pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

Ilustrasi meditasi. (Elements Envato)
Ilustrasi meditasi. (Elements Envato)

Namun, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa pikiran bawah sadar lebih dominan dibandingkan dengan pikiran sadar manusia.

"Kalau kita mengenal pikiran bawah sadar kita, sebenarnya 88 persen atau 90 persen pikiran bawah sadar itu menguasai hidup kita setiap hari," kata dokter Ivan.

Oleh sebab itu, apapun yang dikatakan pada diri di pikiran bawah sadar akan langsung terprogram di dalam otak.

Banyak orang berpikir bahwa mendengar hanya berasal dari perkataan orang lain. Faktanya saat Anda berbicara pada diri sendiri maupun orang lain, diri Anda-lah yang paling pertama mendengar dan memproses kata-kata tersebut, jelas Ivan.

Dokter Ivanjuga mengungkapkan bahwa kondisi sekarang ini menyebabkan banyak orang merasa khawatir. Bahkan, tidak sedikit orang yang pasrah dengan keadaan. Sehingga pada akhirnya, tanpa disadari hal tersebut dapat menimbulkan selftalk negatif.

"Di kondisi COVID-19 ini kan banyak yang bilang, aduh ntar jangan-jangan gue kena juga nih. Atau ada juga yang mengatakan ya sudah deh pasrah kalau kena. Kalau ngomong terus setiap hari seperti itu, disitulah mulai daya tahan tubuhnya turun," ujar dokter Ivan.

Terlalu sering mengatakan selftalk yang negatif bukan hanya dapat menurunkan daya tahan tubuh saja. Namun, hal ini juga bisa membuat Anda mengalami mental block. Sehingga, orang yang sering mengatakan selftalk negatif akan lebih sulit untuk bisa mengambil keputusan yang baik.

Dokter Ivan mengingatkan, Anda juga perlu memilih kata-kata yang tepat saat berinteraksi dengan pikiran bawah sadar Anda. Sebab, salah pemilihan kata juga dapat menimbulkan dampak yang tidak sesuai harapan.

"Misalnya penggunaan kata jangan. Mengapa kata jangan kurang baik. Contoh, saya suruh kamu jangan pikirkan gajah. Kamu justru malah memikirkan gajah kan? Padahal saya sudah bilang jangan. Itulah alasan kata jangan sebaiknya dihindari," kata dokter Ivan.

Terakhir, dokter Ivan juga memberikan tips kepada masyarakat yang ingin mencoba menanamkan sugesti yang baik terhadap diri sendiri. Ia memaparkan bahwa waktu yang tepat untuk berkomunikasi dengan diri adalah saat sebelum tidur, setelah bangun tidur, atau saat meditasi.

"Pada waktu-waktu tersebut, otak sedang dalam kondisi yang tenang. Sehingga apapun yang kamu katakan atau orang lain katakan akan lebih mudah diserap oleh otak," tuturnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:29 WIB

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:51 WIB

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

News | Senin, 05 Januari 2026 | 15:49 WIB

Lebih dari Sekadar Drama: Bahaya Toxic Relationship bagi Remaja

Lebih dari Sekadar Drama: Bahaya Toxic Relationship bagi Remaja

Your Say | Selasa, 23 Desember 2025 | 22:05 WIB

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 13:19 WIB

Menuju Indonesia Bebas Pasung, Kemenko PMK Bentuk Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Nasional

Menuju Indonesia Bebas Pasung, Kemenko PMK Bentuk Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Nasional

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 13:25 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025: Kesehatan Mental Hak Semua Orang

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025: Kesehatan Mental Hak Semua Orang

Your Say | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:53 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Negara Kuat Dimulai dari Ketenangan Batin Warganya

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Negara Kuat Dimulai dari Ketenangan Batin Warganya

Your Say | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 15:02 WIB

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

Health | Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:26 WIB

Sering Terlupakan, Dampak Krisis Iklim Terhadap Kesehatan Mental Juga Perlu Diperhatikan

Sering Terlupakan, Dampak Krisis Iklim Terhadap Kesehatan Mental Juga Perlu Diperhatikan

Health | Rabu, 28 Mei 2025 | 13:49 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB