Survei: Dua per Tiga Orang India Sudah Memiliki Antibodi Covid-19

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 14:39 WIB
Survei: Dua per Tiga Orang India Sudah Memiliki Antibodi Covid-19
Tenaga medis mengambil sampel swab dari seorang anak di dalam sebuah mobil van yang dihiasi dengan mainan di New Delhi, India, pada (1/7/2021). [Prakash SINGH / AFP]

Suara.com - Setidaknya dua per tiga populasi India telah membentuk antibodi Covid-19. Hal tersebut dibagikan dalam data survei nasional yang dilakukan terhadap 29 ribu orang India pada Juni dan Juli lalu.

Lewat survei serum darah nasional keempat yang dikenal sebagai survei sero, setengah dari responden usia 6 hingga 17 tahun yang berjumlah 8.691 anak, diketahui udah seropositif atau memiliki antibodi virus corona penyebab sakit Covid-19.

Survei juga menunjukkan 67,6 persen orang dewasa seropositif, padahal 62 persen orang dewasa tidak divaksinasi. Pada Juli, hanya 8 persen warga negara India berusia dewasa yang telah menerima dua dosis vaksin.

Sementara itu, sekitar 400 juta dari 1,4 miliar penduduk India tidak memiliki antibodi, menurut survei tersebut.

Kasus harian India telah turun ke posisi terendah dibandingkan empat bulan lalu setelah gelombang kedua yang melumpuhkan sistem perawatan kesehatan.

Tetapi para ahli telah memperingatkan pihak berwenang agar tidak segera membuka kembali kota-kota dan prihatinan tentang kepadatan di lokasi-lokasi wisata.

"Gelombang kedua masih berlangsung. Bahaya wabah baru sangat besar di sana," kata Vinod Kumar Paul, penasihat utama pemerintah, mengatakan pada konferensi pers.

"Satu dari tiga orang, di mana pun Anda berada, masih rentan (terinfeksi) dan oleh karena itu pandemi belum berakhir," imbuhnya.

Studi itu juga menyurvei 7.252 petugas kesehatan dan menemukan 85 persen di antaranya memiliki antibodi, dengan satu dari 10 orang belum divaksinasi.

Bulan lalu, data menunjukkan setidaknya setengah dari anak di bawah 18 tahun di ibu kota keuangan India, Mumbai, terpapar Covid-19 dan memiliki antibodi. Beberapa ahli mengatakan gelombang ketiga bisa melanda anak-anak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Antibodi Covid-19 Bertahan 9 Bulan Setelah Terinfeksi

Studi: Antibodi Covid-19 Bertahan 9 Bulan Setelah Terinfeksi

Tekno | Selasa, 20 Juli 2021 | 22:08 WIB

Bencana Terburuk, Kematian Akibat Covid-19 India 10 Kali Lebih Tinggi dari yang Tercatat

Bencana Terburuk, Kematian Akibat Covid-19 India 10 Kali Lebih Tinggi dari yang Tercatat

Health | Selasa, 20 Juli 2021 | 17:50 WIB

Banjir dan Tanah Longsor di India, 24 Orang Tewas

Banjir dan Tanah Longsor di India, 24 Orang Tewas

Sumbar | Selasa, 20 Juli 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB