Konsultasi Psikolog Lewat Telemedicine, Seberapa Efektif Atasi Masalah Mental?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 01 September 2021 | 14:05 WIB
Konsultasi Psikolog Lewat Telemedicine, Seberapa Efektif Atasi Masalah Mental?
Telemedicine. (Elements Envanto)

Suara.com - Seperti kebanyakan konsultasi kesehatan, cek masalah kejiwaan juga bisa dilakukan melalui telemedicine. Hanya saja memang ada perbedaan antara konsultasi tatap muka dengan telemedicine. 

Psikolog Klinis Inez Kristanti, M.Psi., mengungkapkan, konsultasi kejiwaan yang dilakukan secara daring memang terdapat sejumlah keterbatasan. Terlebih jika konsultasi hanya dilakukan melalui pesan teks.

"Mungkin ada aspek di dalam diri klien atau orang yang berkonsultasi tersebut tidak bisa ditangkap oleh psikolog. Misalnya raut wajah seperti apa, gestur seperti apa. Kemudian bahasa tulisan dan juga bahasa lisan mungkin itu juga berbeda," kata Inez dalam webinar Good Doctor bersama AXA Indonesia, Rabu (1/8/2021).

Namun, dalam keterbatasan mobilitas akibat pandemi Covid-19 saat ini maupun sedikitnya akses psikolog di area domisili, menurut Inez, telemedicine tetap bisa menjadi solusi untuk bisa mendapatkan penanganan masalah kejiwaan dari profesional.

e-health aplikasi konsultasi online, konsultasi dokter online [shutterstock]
e-health aplikasi konsultasi online, konsultasi dokter online [shutterstock]

"Terkadang kita perlu juga menilai apa yang sebenarnya dibutuhkan pada saat ini. Kalau misalnya akses terhadap layanan tatap muka ternyata belum bisa dilakukan, maka yang bisa dilakukan setidaknya bisa membantu diri saat ini," tuturnya.

 "Walaupun dengan online, dengan chat, ataupun zoom, ada beberapa keterbatasannya tapi prioritas kita adalah supaya kita bisa menjaga kesehatan mental dengan baik. Sehingga kita lakukan apa yang kita bisa saat ini. Supaya pada saatnya bisa menjaga kesehatan mental kita dengan baik," imbuhnya.

Inez mengatakan, jika masalah mental sudah mengganggu keberfungsian diri, maka seseorang harus segera mencari bantuan profesional. Gangguan Mental tersebut bisa berupa kecemasan, stres, maupun lainnya 

"Pada dasarnya ketika masalah tersebut sudah menggangu keverfungsian sehari-hari kita boleh cari bantuan. Misal kecemasan itu jadi susah tidur, lalu besoknya jadi gak fresh. Sehingga mengurangi produktifitas. Itu boleh segera mencari bantuan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Tinggal di Lingkungan Hijau, Bisa Turunkan Risiko Kematian

Manfaat Tinggal di Lingkungan Hijau, Bisa Turunkan Risiko Kematian

Health | Rabu, 01 September 2021 | 08:30 WIB

Merasa Lebih Muda dari Usia Sebenarnya Ternyata Baik untuk Kesehatan

Merasa Lebih Muda dari Usia Sebenarnya Ternyata Baik untuk Kesehatan

Health | Rabu, 01 September 2021 | 08:00 WIB

Jaga Kesehatan Mental Anak, Coba Lakukan 4 Kebiasaan Berikut

Jaga Kesehatan Mental Anak, Coba Lakukan 4 Kebiasaan Berikut

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB