Kondisi Kulit Kepala Bisa Gambarkan 5 Masalah Kesehatan, Cek Sekarang

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 07 September 2021 | 08:47 WIB
Kondisi Kulit Kepala Bisa Gambarkan 5 Masalah Kesehatan, Cek Sekarang
Ilustrasi Kulit Kepala, rambut (freepik)

Suara.com - Kulit kepala yang gatal akibat ketombe atau sampo yang digunakan bisa menyebabkan iritasi. Karena itu, kulit kepala bisa menjadi tanda masalah kesehatan lainnya.

Sebagian besar masalah rambut dan kulit kepala biasanya tidak serius. Meskipun, beberapa kondisi kulit kepala bisa menjadi pertanda masalah kesehatan lain, seperti perubahan hormonal dan penambahan berat badan.

Selama pandemi virus corona Covid-19, banyak orang mengeluhkan masalah kulit kepala.

Banyak kondisi ini disebabkan oleh stres, tetapi juga terungkap bahwa kerontokan rambut adalah gejala lain virus corona Covid-19.

Kondisi ini dikenal sebagai telogen effluvium (TE), yakni ketika seseorang mengalami kerontokan rambut untuk sementara waktu. Dokter mengatakan kondisi itu biasanya terjadi bila pasien mengalami situasi stres.

TE terjadi ketika jumlah folikel di kulit kepala berubah. Berikut ini dilansir dari The Sun, beberapa masalah kesehatan yang bisa terdeteksi dari permasalahan kulit kepala.

Ilustrasi Vitamin (freepik)
Ilustrasi Vitamin (freepik)

1. Kekurangan vitamin

Stephanie Sey, ahli trikologi untuk Nizoral mengatakan permasalahan pada kulit kepala bisa menandakan kekurangan vitamin.

Karena itu, ia sering menyarankan diet seimbang, yang artinya seseorang mengonsumsi vitamin dan mineral yang benar.

Seseorang mungkin kekurangan nutrisi tertentu, seperti zat besi atau vitamin D.

Stephanie Sey juga mengatakan kekurangan vitamin B6 dan B12 bisa menyebabkan kulit kepala kering. Sedangkan, vitamin B7 dan B2 membantu menjaga kesehatan kulit.

Jika Anda menderita masalah tiroid, Anda perlu mengonsumsi suplemen tersebut karena masalah kesehatan ini bisa menyebabkan kerontokan rambut.

Apalagi masalah kerontokan rambut ini bisa mempengaruhi seluruh kulit kepala dan menghambat produksi sel-sel rambut sehat.

2. Jamur

Jika Anda menderita kulit kepala berminyak atau berketombe, maka Anda mungkin memiliki jamur. Kondisi ini bisa diatasi dengan menggunakan sampo khusus.

Seorang ahli mengatakan ketombe paling sering disebabkan oleh mikroorganisme yang disebut Malassezia Furfur, yakni jamur yang selalu ada di kulit kepala.

Sara Alkazraji, manajer pendidikan di Institut Trikologi dan pemilik Klinik Trikologi Ilkley Moor mengatakan perubahan pada kulit kepala seperti produksi sebum ekstra menghasilkan lingkungan optimal untuk pertumbuhan jamur yang sering mengakibatkan iritasi, gatal, dan peradangan.

3. Stres

Eva Proudman, ahli trikologi di Absolute Collagen yang memiliki pengalaman lebih dari 18 tahun mengatakan, stres akibat pandemi telah menyebabkan banyak efek samping, termasuk nyeri otot, fluktuasi berat badan, dan yang terbaru, dan rambut rontok.

"Rambut rontok adalah salah satu kondisi paling umum yang terjadi setelah stres berkepanjangan, di mana orang menderita kerontokan rambut yang berlebihan dan kehilangan kepadatan rambut," ata Eva.

4. Perubahan berat badan

Jika Anda menderita kulit kepala yang terkelupas atau gatal, itu mungkin disebabkan oleh pola makan.

Diet seimbang, yang terdiri dari karbohidrat, lemak sehat, protein, serat, vitamin dan mineral adalah pola makan terbaik untuk kesehatan rambut.

Konsumsi makanan yang kaya sayuran segar, daging dan buah juga mendukung pertumbuhan rambut yang sehat dan tebal.

Berbeda dengan makanan olahan dan cepat saji yang biasanya sangat sedikit nutrisinya.

"Rambut adalah sistem terakhir dalam tubuh Anda untuk menerima nutrisi. Jika tubuh tidak menerima nutrisi dalam jumlah cukup, maka rambut Anda akan terkena dampaknya," kata Stephanie.

5. Perubahan hormon

Jika Anda mengalami kulit kepala yang gatal, ini bisa jadi karena perubahan hormonal. Dr Johanna Ward, Pendiri ZENii.co.uk mengatakan kulit kepala Anda berhubungan dengan stres dan penyakit.

Stres memiliki dampak besar pada tubuh kita melalui aksi hormon stres utama tubuh adrenalin, noradrenalin dan kortisol.

Hormon-hormon ini semuanya memiliki interaksi kompleks dengan jutaan sel dalam tubuh kita dan membawa sinyal yang secara mendasar mengubah cara sel kita berperilaku.

Pelepasan hormon stres akan mengirimkan sinyal kimia ke kulit, rambut, dan kulit kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Waspada, 5 Jenis Bau Keringat Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

Wajib Waspada, 5 Jenis Bau Keringat Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

Health | Kamis, 02 September 2021 | 17:55 WIB

Mengenal Alopesia Areata, Masalah Rambut Rontok Pada Pengidap Autoimun

Mengenal Alopesia Areata, Masalah Rambut Rontok Pada Pengidap Autoimun

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:11 WIB

Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dan Tepat

Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dan Tepat

Video | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB