Cuaca Dingin Sebabkan Risiko Serangan Jantung Meningkat dan Berita Hits Health Lainnya

Risna Halidi

Minggu, 12 September 2021 | 20:21 WIB
Cuaca Dingin Sebabkan Risiko Serangan Jantung Meningkat dan Berita Hits Health Lainnya
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

Suara.com - Dikatakan, cuaca dingin dapat meningkatkan risiko penyakit serangan jantung. Mengapa sebabnya?

Berita mengenai serangan jantung di musim dingin masuk dalam daftar berita kanal Health paling populer edisi Minggu, 12 September 2021 bersama dengan berita lainnya berikut ini.

1. Cuaca Dingin Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ikuti Saran Ahli!

Ilustrasi Serangan Jantung, penyakit jantung (Pexels/Freestockorg)
Ilustrasi Serangan Jantung, penyakit jantung (Pexels/Freestockorg)

Penyakit jantung adalah kondisi yang biasanya ditandai dengan nyeri dada mendadak atau ketidaknyamanan berupa tekanan, sesak atau remasan pada dada.

Penyakit jantung termasuk penyebab utama kematian di seluruh dunia yang seharusnya tidak diabaikan. Apalagi, semua orang sama-sama memiliki risiko menderita penyakit jantung, termasuk serangan jantung.

Baca selengkapnya

2. Peneliti: Wanita yang Sering Bangun Malam Hari Berisiko Meninggal di Usia Muda

Ilustrasi tidur (pexels.com/Francesca Zama).
Ilustrasi tidur (pexels.com/Francesca Zama).

Sebuah penelitian menemukan perempuan yang sering terbangun di malam hari berisiko meninggal di usia muda sebesar 2 kali lipat.

Tapi, mereka bisa mengurangi risikonya dengan menyumbat telinganya agar tidak mendengar suara, mengobati dengkuran atau menurunkan berat badan agar tidak terbangun di malam hari.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Update Covid-19 Global: Angka Naik, Selandia Baru Tidak Optimis Bisa Berantas Virus Corona

Warga lakukan physical distancing di tengah pandemi virus Corona di Selandia Baru. [Marty MELVILLE / AFP]
Warga lakukan physical distancing di tengah pandemi virus Corona di Selandia Baru. [Marty MELVILLE / AFP]

Akhir pekan kedua pada September 2021, ini mencatat update Covid-19 global dengqn total kasus mencapai 225 juta kasus infeksi dengan angka kematian mencapai 4,63 juta jiwa lebih.

Data situs Worldometers menunjukkan terjadi penambahan kasus sebanyak 448.038 kasus dan 7.630 kematian baru dalam waktu 24 jam terakhir. 

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selesai Kumandangkan Azan Ashar, Seorang Muazin di Libya Meninggal Dunia

Selesai Kumandangkan Azan Ashar, Seorang Muazin di Libya Meninggal Dunia

News | Kamis, 09 September 2021 | 14:58 WIB

Penyebab Negara Miskin Sulit Dapat Vaksin dan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Penyebab Negara Miskin Sulit Dapat Vaksin dan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Health | Kamis, 09 September 2021 | 10:51 WIB

Update Covid-19 Global: 3 Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian Ilmuwan Saat Ini

Update Covid-19 Global: 3 Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian Ilmuwan Saat Ini

Health | Kamis, 09 September 2021 | 08:27 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Bagaimana Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati atau Tanpa Internet?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Nasib Hutan Papua jika Burung Cenderawasih Kehilangan Habitat dan Pohon Pakan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:43 WIB

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:06 WIB

×