Anak Mengidap Penyakit Diabetes Tipe 1, Orangtua Tak Boleh Lelah Ajarkan Gaya Hidup Sehat

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 16 November 2021 | 19:42 WIB
Anak Mengidap Penyakit Diabetes Tipe 1, Orangtua Tak Boleh Lelah Ajarkan Gaya Hidup Sehat
Diabetes pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Anak yang lahir dengan penyakit diabetes tipe 1 harus mendapat edukasi gaya hidup sehat sejak dini dari orangtua. Apa pentingnya?

Tidak seperti diabetes tipe 2, penyakit diabetes tipe 1 umumnya dialami seseorang saat masih kecil atau bahkan sejak lahir. Diabetes tipe 1 terjadi akibat adanya kelainan pada pankreas yang tidak cukup atau tidak bisa memproduksi insulin untuk mengontrol kadar gula darah.

Spesialis katarak di JEC Eye Hospitals and Clinics Dr. Referano Agustiawan, Sp.M(K)., menyampaikan bahwa anak-anak yang mengidap diabetes lebih cepat alami komplikasi retinopati diabetik atau gangguan pada mata dibandingkan pasien orang dewasa.

"Semua diabetes punya risiko retinopati diabetik. Tapi 90 persen retinopati diabetik bisa dicegah dengan deteksi dini," kata dokter yang akrab disapa Nano tersebut, dalam webinar Hari Diabetes Dunia, Selasa (16/11/2021).

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Ia menyampaikan bahwa retinopati diabetik tidak bisa disembuhkan. Tapi, dengan pengobatan yang tepat bisa dicegah perburukannya. Sebab, kondisi paling fatal retinopati diabetik bisa sebabkan kebutaan.

"Retinopati diabetik terjadi bersamaan dengan diabetes. Artinya tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dikintrol. Jadi harus dikontrol dengan gula darah dan kolestorol," ujarnya.

Komplikasi retinopati diabetik rata-rata terjadi pada orang yang telah di atas lima tahun didiagnosis diabetes. Dokter Nano menyampaikan, apabila kontrol gula darah dilakukan dengan baik, kemungkinan pasien hanya bisa terkena retinopati diabetik ringan.

Selain pengobatan, kadar gula darah pada pengidap diabetes harus selalu terkontrol dengan mengatur pola makan. Hal itu yang seringkali jadi tantangan dalam menangani pasien diabetes pada anak, aku dokter Nano.

Hal serupa disampaikan dokter penyakit dalam dr. Bhanu Kumar, BMedSc, Sp.PD. Menurutnya, peran orangtua sangat penting dalam mengedukasi anak agar mau menjaga pola makannya. Selain itu, anak juga harus diberitahu manfaat pemeriksaan rutin kadar gula darah.

baca juga

Menurut dokter Bhanu, anak yang mengidap diabetes tipe 1 seolah memang dipaksa untuk lebih cepat bersikap dewasa. Saat itu pula orangtua harus hadir untuk menemaninya jalankan berbagai pengobatan.

"Kalau anak masih kecil sekali, jelas tanggungjawab ada di orangtua. Tapi seiring waktu, anak dewasa tanggungjawab mulau dibagi. Mulai dikenali komplikasinya apa. Disampaikan dia bisa kok hidup normal seperti yang lain dengan catatan gula darahnya harus terkontrol," ujarnya.

Ia mengingatkan, pengobatan yang tidak disiplin berisiko menyebabkan pengidap diabetes tipe 1 mudah alami komplikasi. Kondisi itu terjadi karena tubuh kekurangan insulin atau bahkan tidak memproduksi sama sekali akibat kelainan pada pankreas.

Sehingga, pasien diabetes tipe 1 harus selalu rutin melakukan suntik insulin ke tubuhnya.

"Insulin berperan sebagai antiimflamasi. Jadi kalau tubuh kekurangan insulin, badan itu cenderung mengalami kondisi radang. Radang itu kunci terjadinya penyakit," jelasnya.

Jika peradangan terjadi pada bagian mata, maka komplikasi retinopati diabetik itu bisa terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Health | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Mitos dan Fakta Rice Cooker Low Carbo untuk Diet dan Penderita Diabetes

Mitos dan Fakta Rice Cooker Low Carbo untuk Diet dan Penderita Diabetes

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:10 WIB

Rawat Ibu Sendiri hingga Napas Terakhir, Vega Darwanti Ungkap Momen Haru saat Ibunda Berpulang

Rawat Ibu Sendiri hingga Napas Terakhir, Vega Darwanti Ungkap Momen Haru saat Ibunda Berpulang

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:12 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×