Arti dan Jenis Dating Violence Serta Tanda-tanda Adanya Kekerasan dalam Pacaran

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 06 Desember 2021 | 12:24 WIB
Arti dan Jenis Dating Violence Serta Tanda-tanda Adanya Kekerasan dalam Pacaran
Ilustrasi: Arti dan Jenis Dating Violence Serta Tanda-tanda Adanya Kekerasan dalam Pacaran (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Menteri Pemberdaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan bahwa kasus kekerasan dan pemerkosaan oleh anggota polisi Randy Bagus Hari Sasongko terhadap mahasiswi NW masuk tindakan dating violence atau kekerasan dalam pacaran.

"Kasus yang menimpa almarhumah ini adalah bentuk dating violence atau kekerasan dalam berpacaran," kata Menteri Bintang dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (6/12/2021).

Menteri Bintang menekankan bahwa setiap bentuk kekerasan merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Dan tindakan dating violence itu juga mengakibatkan kerugian pada korban hingga menyebabkan kesengsaraan secara fisik maupun mental.

Dikutip dari Women Health, dating violence merupakan pelecehan fisik, seksual, emosional, atau verbal dari hubungan asmara maupun seksual.

Di seluruh dunia, tindakan itu kebanyakan terjadi pada perempuan. Juga bisa terjadi pada setiap kelompok usia dan dalam hubungan heteroseksual ataupun sesama jenis.

Ada berbagai jenis dating violence, di antaranya:

1. Pelecehan Emosional dan Verbal
Berupa berteriak, menyebut nama, menggertak, mengisolasi pasangan dari keluarga dan teman-teman, mengatakan bahwa pasangan pantas dilecehkan atau disalahkan atas perbuatan itu.

Tapi kemudian pelaku memberikan hadiah untuk 'mengganti' tindakan pelecehan atau berjanji untuk berubah.

2. Serangan Seksual dan Pemerkosaan
Berupa paksaan melakukan tindakan seksual yang tidak diinginkan salah satu pihak. Atau melakukan tindakan seksual dalam kondisi tidak dalam kesadaran penuh, misalnya sedang mabuk berat.

3. Pelecehan Fisik
Berupa memukul, mendorong, menendang, menggigit, melempar benda, meludahi, atau kontak agresif lainnya.

Pelecehan fisik juga termasuk memaksa pasangan untuk hamil di luar keinginannya, mencoba mempengaruhi apa yang terjadi selama kehamilan, atau mengganggu program kontrasepsi pasangan.

Kenali juga tanda-tanda dating violence, di antaranya:

  1. Pasangan memaksa untuk berhubungan seks
  2. Pasangan mengatakan Anda berhutang hubungan seksual kepadanya
  3. Bersikap terlalu cemburu, termasuk terus-menerus menuduh Anda selingkuh
  4. Bersikap sangat mengontrol, seperti memberi tahu Anda apa yang harus digunakan, melarang untuk bertemu teman dan keluarga, hingga menuntut untuk memeriksa ponsel, email, dan media sosial
  5. Terus-menerus menghubungi Anda dan menjadi marah jika tidak ada kabar
  6. Bersikap merendahkan, termasuk tentang penampilan, kecerdasan, dan aktivitas
  7. Mencoba mengisolasi pasangan dari orang lain
  8. Menyalahkan Anda atas perilaku kasarnya dan membuat daftar cara Anda 'membuat dia melakukannya'
  9. Menolak untuk bertanggung jawab atas tindakannya sendiri
  10. Meminta maaf atas pelecehan dan berjanji untuk berubah lagi, namun tetao mengulangi perbuatan yang sama
  11.  Mudah marah terhadap hal sepele
  12. Tidak membiarkan hubungan berakhir atau membuat Anda merasa bersalah karena memilih pergi
  13. Mengancam untuk memanggil pihak berwenang (polisi, petugas deportasi, layanan perlindungan anak, dan lainnya) sebagai cara untuk mengendalikan perilaku

Perlu disadari, meskipun pasangan hanya melakukan beberapa dari tindakan di atas, itu tetaplah pelecehan dan termasuk dating violence.

Kekerasan atau pelecehan dalam pacaran sering kali dimulai dengan pelecehan emosional dan verbal. Kekerasan dalam pacaran bisa terjadi bahkan sejak awal hubungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Kasus NRW Sebagai Dating Violence, Menteri PPPA Minta Pelaku Dihukum Tuntas

Sebut Kasus NRW Sebagai Dating Violence, Menteri PPPA Minta Pelaku Dihukum Tuntas

Lifestyle | Senin, 06 Desember 2021 | 10:33 WIB

Cie, Foto Syakir Daulay Muncul di Kue Ultah Umi Pipik, Jadian sama Adiba Khanza?

Cie, Foto Syakir Daulay Muncul di Kue Ultah Umi Pipik, Jadian sama Adiba Khanza?

Video | Minggu, 05 Desember 2021 | 15:45 WIB

Paksa Mahasiswi Aborsi, Ancaman Pasal Berlapis dan Hukuman Pecat Menanti Bripda Randy

Paksa Mahasiswi Aborsi, Ancaman Pasal Berlapis dan Hukuman Pecat Menanti Bripda Randy

News | Minggu, 05 Desember 2021 | 10:05 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB