Tinggal di Wilayah Risiko Infeksi Rendah, Masyarakat AS Tak Wajib Gunakan Masker

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 05 Maret 2022 | 01:05 WIB
Tinggal di Wilayah Risiko Infeksi Rendah, Masyarakat AS Tak Wajib Gunakan Masker
ilustrasi masker (stocksnap.io)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan mengejutkan, dengan tidak mewajibkan masyarakat menggunakan masker, jika tinggal di daerah dengan risiko infeksi rendah.

Data terbaru CDC mengatakan sekitar 93 persen populasi AS tinggal di lokasi di mana tingkat COVID-19 cukup rendah sehingga orang tidak perlu memakai masker di dalam ruangan.

Orang-orang dapat menanggalkan masker mereka di wilayah (county, setingkat kabupaten) yang tingkat infeksinya digolongkan oleh CDC sebagai rendah atau sedang.

Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan jumlah wilayah semacam itu hanya dalam sepekan, yang menjadi indikasi bahwa tingkat rawat inap COVID --tolok ukur utama untuk rekomendasi baru penggunaan masker-- terus turun.

Ketika mengumumkan pedoman yang direvisi, CDC mengatakan sekitar 70 persen dari wilayah AS dan 72 persen dari populasi AS berada di komunitas di mana masker dalam ruangan tidak lagi direkomendasikan. CDC berencana untuk memperbarui peringkat wilayah setiap minggu.

Badan tersebut mengatakan pada Kamis bahwa 85,4 persen dari wilayah-wilayah itu sekarang berada di peringkat risiko rendah atau menengah dan 92,9 persen dari populasi tinggal di wilayah tersebut.

Pemerintahan Biden harus menentukan apakah akan memperpanjang persyaratan masker untuk pusat transit dan di pesawat terbang, kereta api, dan bus. Perintah masker transit saat ini berakhir pada 18 Maret tetapi dapat diperpanjang. Gedung Putih mengatakan minggu ini masalah tersebut sedang dievaluasi.

Pedoman penggunaan masker yang diumumkan minggu lalu tidak lagi fokus pada tingkat penularan COVID-19, tapi bergeser ke tingkat rawat inap lokal, kapasitas rumah sakit, dan tingkat infeksi.

Berdasarkan pedoman sebelumnya, 95 persen wilayah di AS dianggap mengalami penularan tinggi, sehingga hanya 5 persen wilayah yang dapat mengabaikan persyaratan masker dalam ruangan.

Semakin banyak lembaga federal telah memberi tahu pegawai pemerintah minggu ini bahwa mereka dapat berhenti mengenakan masker di dalam ruangan di gedung-gedung federal di area Washington, DC dan area COVID rendah atau menengah lain, termasuk Departemen Luar Negeri, Pentagon, Departemen Transportasi, Badan Penerbangan Federal, dan Departemen Kehakiman.

Gedung Putih mengarahkan badan-badan untuk merevisi aturan pemakaian masker dan pengujian pegawai federal selambat-lambatnya pada Jumat, menurut sebuah memo pada Senin yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters. Pedoman ini mencakup sekitar 3,5 juta karyawan di badan-badan federal.

Di wilayah-wilayah dalam komunitas dengan tingkat COVID-19 yang rendah, lembaga federal juga tidak perlu secara teratur memeriksa karyawan yang tidak divaksin untuk COVID-19, kata pedoman itu. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:46 WIB

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:28 WIB

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:07 WIB

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:05 WIB

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:06 WIB

Pejabat Inggris Sindir Israel Sekutu Spesial Amerika saat Pertemuan Trump - Raja Charles, Maksudnya?

Pejabat Inggris Sindir Israel Sekutu Spesial Amerika saat Pertemuan Trump - Raja Charles, Maksudnya?

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:34 WIB

FIFA Patok Biaya Parkir di Piala Dunia 2026: Satu Mobil Rp4 Juta di Miami

FIFA Patok Biaya Parkir di Piala Dunia 2026: Satu Mobil Rp4 Juta di Miami

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:23 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Terkini

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB