Long Covid-19, Ahli Sarankan Konsumsi Makanan Anti-inflamasi Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 Juni 2022 | 14:58 WIB
Long Covid-19, Ahli Sarankan Konsumsi Makanan Anti-inflamasi Ini!
Ilustrasi virus corona Covid-19, Long Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Caroline Hind, seorang terapis nutrisi dari perusahaan suplemen Vitaminology, memberi tahu makanan yang paling bermanfaat bagi pasien Long Covid-19.

"Sama seperti penyakit pasca-virus lainnya, Long Covid-19 bisa disebabkan oleh banyak faktor. Ketidakseimbangan dalam sistem kekebalan, peradangan berkepanjangan dan gangguan produksi energi dalam tubuh semua bisa menjadi penyebabnya," kata Caroline dikutip dari Express.

Peradangan adalah respons tubuh terhadap infeksi dan termasuk bagian penting dari sistem kekebalan tubuh.

Saat infeksi akut sudah berhasil ditangani, sistem kekebalan yang berfungsi baik akan menghentikan inflamasi atau peradangan sehingga jaringan tubuh kembali normal.

"Jika respons peradangan ini tidak dimatikan, peradangan sistemik kronis dapat terus menyebabkan gejala seperti kelelahan, nyeri, atau pembengkakan," jelasnya.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, Long Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, Long Covid-19. (Pixabay)

Pada kondisi ini, Caroline mengatakan diet anti-inflamasi sangat penting untuk meningkatkan kesehatan kita secara keseluruhan, terutama untuk menurunkan peradangan yang bisa menjadi akar penyebab kelelahan pasca-virus dan kondisi kesehatan kronis.

Makanan tertentu dapat meningkatkan peradangan yang ingin dihindari atau dikurangi. Lalu, makanan tertentu justru memiliki efek anti-inflamasi pada tubuh yang ingin ditingkatkan dan bisa menjadi bahan utama diet.

Karena itu, Caroline menyarankan untuk konsumsi makanan anti-inflamasi ketika mengalami Long Covid-19, seperti:

1. Sayuran berwarna

Makan 5-7 porsi sayuran per hari bisa membantu mengatasi Long Covid-19. Sayuran berdaun hijau, seperti brokoli, kembang kol, kecambah, kubis, kangkung, bayam, roket dan lobak merupakan sumber yang kaya nutrisi pendukung kekebalan seperti vitamin C, antioksidan, folat, vitamin K, magnesium, kalsium, zat besi, dan potasium.

Sayuran berwarna oranye, seperti wortel, paprika oranye dan labu juga kaya akan beta-karoten, bentuk vitamin A nabati yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh.

2. Biji-bijian

Anda juga bisa menambahkan biji-bijian dan karbohidrat kompleks, seperti pasta gandum, beras merah, gandum utuh, pasta soba, quinoa, ubi jalar, kacang-kacangan, lentil dan buncis daripada karbohidrat olahan.

Karbohidrat olahan termasuk roti putih, pasta putih, nasi putih dan sereal manis justru bisa memperburuk kelelahan dan peradangan.

Ilustrasi Beras Merah. (Pixabay)
Ilustrasi Beras Merah. (Pixabay)

3. Protein

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Long Covid-19 Usai Terinfeksi, Konsumsi 3 Makanan Ini Bisa Bantu Pemulihan!

Alami Long Covid-19 Usai Terinfeksi, Konsumsi 3 Makanan Ini Bisa Bantu Pemulihan!

Health | Jum'at, 10 Juni 2022 | 13:27 WIB

Pakar Menyebut Pola Makan yang Penting bagi Penyintas Covid-19, Seperti Apa?

Pakar Menyebut Pola Makan yang Penting bagi Penyintas Covid-19, Seperti Apa?

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 15:11 WIB

Batuk Berdahak akibat Long Covid-19, Begini Cara Mengatasinya!

Batuk Berdahak akibat Long Covid-19, Begini Cara Mengatasinya!

Health | Kamis, 02 Juni 2022 | 20:06 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB