Bukan Hanya Sesama Jenis, Bayi Juga Rentan Terinfeksi Cacar Monyet

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:26 WIB
Bukan Hanya Sesama Jenis, Bayi Juga Rentan Terinfeksi Cacar Monyet
Monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak seperti kabar di luaran di mana monkeypox cenderung hanya menular di kelompok sesama jenis, nyatanya virus cacar monyet juga bisa menginfeksi kelompok anak bahkan bayi.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Yanuarso, Sp.A(K). Ia menyebut bagaimana kelompok anak-anak terutama bayi, termasuk kelompok rentan terinfeksi cacar monyet.

"Anak terutama bayi bisa terkena lebih rentan oleh monkeypox ini. Namun demikian, laporan penularan dari orang ke orang cukup jarang. Ada satu laporan, penularan di rumah tangga itu sekitar 9 persen," papar dokter Piprim dalam konferensi pers virtual bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Selasa (2/8/2022).

Terkait apakah bisa ditularkan melalui plasenta ibu hamil kepada janinnya, kondisi itu juga bisa saja terjadi, imbuhnya. Namun, data global belum diketahui secara pasti jumlahnya.

"Jadi ini memang masih belum banyak informasi tentang monkeypox," ujarnya.

Meski begitu, ia menekankan bahwa untuk menghadapi kasus penyakit menular apapun, tindakan pencegahan terpenting adalah dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS.

Kebiasaan mencuci tangan, memakai masker dengan baik, juga menghindari kerumunan, bisa dilakukan sebagai pencegahan monkeypox maupun penyakit lain.

Dokter Piprim menegaskan bahwa tindakan pencegahan penting dilakukan mengingat belum ada vaksin monkeypox, terutama untuk anak-anak.

"Vaksinnya belum jelas, belum ada vaksin yang spesifik untuk mencegahnya. Sehingga kita harus hati-hati, kita lindungi anggota keluarga khususnya yang rentan itu golongan bayi, anak-anak dengan imunokompromis juga mungkin lansia," pesannya.

Peran orangtua dalam melindungi anak, dengan menciptakan lingkungan yang aman dan bersih. Serta mengajarkan anak tentang PHBS. Pengajaran tersebut juga menjadi tanggungjawab guru di sekolah.

Dokter Piprim mengingatkan agar orangtua dan guru senantiasa mencontohkan langsung PHBS kepada anak di mana pun berada.

Meskipun sekolah tatap muka (PTM) tengah dilakukan, namun penukaran berbagai penyakit masih bisa dicegah dengan mengikuti aturan protokol kesehatan.

"Biarkan anak-anak itu bisa keluar rumah, bisa bersosialisasi, namun protokol kesehatan tetap dilakukan. Karena penularannya (monkeypox) harus ada kontak yang sangat erat, jadi sebetulnya PHBS sudah cukup. Asalkan anak-anak jika diajarkan dengan baik oleh orang tua juga dicontohkan oleh guru," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Konfirmasi Kematian Pertama Cacar Monyet

India Konfirmasi Kematian Pertama Cacar Monyet

Tekno | Selasa, 02 Agustus 2022 | 07:09 WIB

Warga Singapura Tertular, KKP Antisipasi Masuknya Cacar Monyet Lewat Pulau Bintan

Warga Singapura Tertular, KKP Antisipasi Masuknya Cacar Monyet Lewat Pulau Bintan

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 18:33 WIB

New York Mendeklarasikan Kasus Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat

New York Mendeklarasikan Kasus Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat

Health | Senin, 01 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB