Jangan Anggap Sepele Resistensi Antibiotik, Pakar Ungkap Bahayanya

Ririn Indriani

Rabu, 23 November 2022 | 08:30 WIB
Jangan Anggap Sepele Resistensi Antibiotik, Pakar Ungkap Bahayanya
Ilustrasi obat-obatan. (Shutterstock)

Suara.com - Edukasi tentang bahaya resistensi antibotik sering dilakukan, baik oleh pakar kesehatan maupun komunitas yang peduli kesehatan.

Isu tersebut memang gencar dilakukan untuk menyelamatkan banyak orang dari bahaya resistensi antibiotik.

Resistensi antibiotik ini terjadi lantaran penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau berlebihan. Itu pula yang dikemukakan oleh ahli infeksi dan penyakit tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Ariesti Karmila, SpA(K), M.Kes, Ph.D..

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi sehingga antibiotik tak lagi mampu mematikan bakteri penyebab penyakit.

"Sepuluh tahun ini kita menemukan bahwa banyak sekali penggunaan antibiotik yang mungkin tidak tepat atau cenderung berlebihan, sehingga manfaatnya berkurang dan bila dibiarkan bukan hanya membahayakan pasien tapi juga masyarakat banyak. Artinya, dia bisa menimbulkan resistensi," katanya dalam bincang kesehatan secara daring di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Resistensi terjadi, sambung dr Ariesti, lantaran antibiotik digunakan dengan cara yang tidak tepat, sehingga bakteri mengubah dirinya bisa beradaptasi dengan sekitarnya sehingga kebal dengan antibiotik.

"Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah memastikan bahwa pemakaian antibiotik ini benar-benar tepat, sehingga yang kita dapatkan hanya manfaatnya dan bisa meminimalisir dampak negatifnya termasuk resistensi antibiotik," terangnya dikutip dari Antara

Untuk menghindari risiko tersebut, dr. Ariesti mengingatkan penggunaan antibiotik harus sesuai rekomendasi dokter, mulai dari jenis hingga dosisnya.

Jika anak demam misalnya, sangat tidak menyarankan Moms n Dads langsung memberikan antibiotik tanpa berkonsultasi ke dokter, karena perlu pemeriksaan dulu untuk mengetahui penyebab demam anak.

baca juga

"Harus dilihat dulu penyebabnya apa, apakah benar-benar disebabkan oleh bakteri atau mungkin virus. Kalau virus tentu tidak ada gunanya kita memberikan antibiotik. Banyak penelitian kalau ini malah akan membunuh bakteri atau kuman yang baik," jelasnya panjang lebar

Selain itu, sambung dr. Ariesti, antibiotik juga banyak jenisnya. Ada yang empiris diberikan di awal-awal, ada yang bisa dipakai untuk semua, dan ada yang untuk bakteri tertentu.

Yang menjadi pertanyaan kemudian, bagaimana dengan antibiotik alami seperti bawang putih, madu, dan kunyit? dr. Ariesti mengatakan belum ada penelitian yang menunjukkan seberapa efektifnya bahan-bahan tersebut, terkait dengan dosis dan jangka waktu penggunaan yang diperlukan untuk membunuh bakteri penyebab penyakit.

"Untuk bunuh bakteri itu butuh dosis dan jangka waktu yang tepat. Jadi tidak bisa dokter memberikan rekomendasi cukup makan bawang putih aja, karena ada dosis yang harus dicukupi agar bakteri benar-benar mati," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM: Apotek Jangan Asal Berikan Antibiotik ke Pembeli, Bahaya Level Global

BPOM: Apotek Jangan Asal Berikan Antibiotik ke Pembeli, Bahaya Level Global

Health | Kamis, 20 November 2025 | 15:18 WIB

Resistensi Antimikroba Ancam Pasien, Penggunaan Antibiotik Harus Lebih Cerdas

Resistensi Antimikroba Ancam Pasien, Penggunaan Antibiotik Harus Lebih Cerdas

Health | Rabu, 03 September 2025 | 13:50 WIB

Resistensi Antimikroba Ancam Masa Depan Kesehatan Berkelanjutan: Butuh Solusi Lintas Sektor

Resistensi Antimikroba Ancam Masa Depan Kesehatan Berkelanjutan: Butuh Solusi Lintas Sektor

Health | Selasa, 03 Juni 2025 | 11:41 WIB

Lele Antibiotik: Amankah Dikonsumsi? Ancaman Resistensi Mengintai!

Lele Antibiotik: Amankah Dikonsumsi? Ancaman Resistensi Mengintai!

Video | Senin, 31 Maret 2025 | 19:20 WIB

Antibiotik Ganggu Usus? Ini Makanan Pemulihnya

Antibiotik Ganggu Usus? Ini Makanan Pemulihnya

Lifestyle | Selasa, 18 Februari 2025 | 06:15 WIB

Tidak Hanya Ancaman Kesehatan, Kepala BPOM Ingatkan Resistensi Antibiotik Juga Bisa Berdampak Bagi Ekonomi

Tidak Hanya Ancaman Kesehatan, Kepala BPOM Ingatkan Resistensi Antibiotik Juga Bisa Berdampak Bagi Ekonomi

News | Senin, 06 Januari 2025 | 02:05 WIB

Kepala BPOM Ingatkan Bahaya Resistensi Antibiotik, Sebabkan Bakteri Hingga Parasit 'Kebal' di Dalam Tubuh

Kepala BPOM Ingatkan Bahaya Resistensi Antibiotik, Sebabkan Bakteri Hingga Parasit 'Kebal' di Dalam Tubuh

News | Minggu, 05 Januari 2025 | 19:09 WIB

Antibiotik Harus Dikonsumsi Sesuai Anjuran Dokter, Ini Alasannya

Antibiotik Harus Dikonsumsi Sesuai Anjuran Dokter, Ini Alasannya

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 19:23 WIB

Awas! Sembarangan Minum Antibiotik Bisa Bikin Kebal Obat, Ini Penjelasan IDI

Awas! Sembarangan Minum Antibiotik Bisa Bikin Kebal Obat, Ini Penjelasan IDI

Health | Jum'at, 29 November 2024 | 07:15 WIB

Pandemi Senyap Resistensi Antibiotik Ancam Produktivitas Masyarakat, Ini Penjelasan IDI!

Pandemi Senyap Resistensi Antibiotik Ancam Produktivitas Masyarakat, Ini Penjelasan IDI!

Health | Kamis, 28 November 2024 | 22:30 WIB

Terkini

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

×