Tasya Kamila Melahirkan Anak Kedua dengan Sesar ERACS, Apa Bedanya dengan Operasi Biasa?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 02 Januari 2023 | 09:01 WIB
Tasya Kamila Melahirkan Anak Kedua dengan Sesar ERACS, Apa Bedanya dengan Operasi Biasa?
Tasya Kamila (instagram/@tasyakamila)

Suara.com - Tasya Kamila telah melahirkan anak kedua berjenis kelamin perempuan. Seperti saat persalinan anak pertama, Arrasya, Tasya kembali menjalani persalinan secara sesar hanya saja kali ini dengan metode ERACS.

"Dulu pas lahiran Arr belum ada Eracs," kata Tasya melalui Instagram story pribadinya, dikutip Senin (2/1/2023). 

Tasya Kamila mengaku langsung rasakan perbedaan yang signifikan dari operasi sesar anak pertama dan kedua saat ini. Terutama untuk proses pemulihan. 

Tanpa metode ERACS, saat itu Tasya belum diizinkan untuk menggerakan kepala bahkan juga duduk selama 24 jam pasca operasi. 

Tasya Kamila Melahirkan Anak Kedua dengan Sesar ERACS, Apa Bedanya dengan Operasi Biasa? (Dok: Instagram/Tasya Kamila)
Tasya Kamila Melahirkan Anak Kedua dengan Sesar ERACS, Apa Bedanya dengan Operasi Biasa? (Dok: Instagram/Tasya Kamila)

"Kalo kata dokter, ERACS itu beda dianestesinya aja. Jadi intinya obat anti nyerinya ditinggiin dan obat kelumpuhannya dikurangi. Sehingga harapannya kita bisa lebih cepat pulih, bergerak, bahkan kalo gak ada masalah 2 jam post-op udah bisa coba duduk lho," tutur Tasya.

Dari unggahannya di Instagram story, Tasya menunjukan kondisinya telah bisa duduk. Sayangnya, ia belum diizinkan bertemu dengan bayinya meski telah 15 jam pasca operasi. Istri Randi Bachtiar itu mengatakan, sang anak masih perlu dirawat di ruangan NICU. Meski begitu, kondisinya dipastikan sehat.

ERACS merupakan singkatan dari Enhanced Recovery After Caesarean Surgery. Awalnya, metode itu digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan pasien bedah rawat jalan. Tujuannya untuk meningkatkan kontrol nyeri dan mengurangi mual serta muntah pasca operasi, dengan begitu pasien yang telah menjalani operasi bedah tidak perlu perawatan di rumah sakit lebih lama. 

Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan RI, metode tersebut rupanya telah diterapkan untuk ibu melahirkan melalui operasi sedar sejak tahun 2018. Hal tersebut bertujuan agar ibu yang baru saja melahirkan bisa cepat pulih dan dapat berfokus untuk merawat bayi. 

Pada metode ERACS, pemeriksaan sebelum oeprasi bisa dilakukan sat usia kehamilan mencapai 10 hingga 20 minggu untuk operasi caesar yang telah dijadwalkan. 

Sebelum operasi, pasien harus menjalani skrining kesehatan untuk mengetahui apakah terdapat penyakit komorbid atau kekurangan zat besi. 

Ada beberapa perbedaan metode persalinan ERACS dengan operasi caesar konvensional, yaitu:

1. Waktu Puasa

Pada operasi caesar konvensional, ibu hamil umumnya diwajibkan berpuasa atau dilarang untuk makan dan minum apa pun selama 8 jam sebelum operasi. Sedangkan dengan metode persalinan ERACS, ibu hamil masih boleh mengonsumsi makanan ringan 6 jam sebelum operasi. Tidak hanya itu, ibu hamil juga masih bisa minum air mineral, jus, atau minuman yang mengandung gula 2 jam sebelum operasi.

2. Rasa Sakit Pasca Operasi

Metode persalinan ERACS telah terbukti lebih efektif dalam meminimalkan rasa sakit pasca operasi. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat memengaruhi berkurangnya rasa sakit setelah operasi:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tasya Kamila dan Randi Bachtiar Punya Anak Kedua di Tahun Baru, Ini Bocoran Namanya

Tasya Kamila dan Randi Bachtiar Punya Anak Kedua di Tahun Baru, Ini Bocoran Namanya

| Minggu, 01 Januari 2023 | 18:46 WIB

Tasya Kamila Lakukan Pemeriksaan CTG Sebelum Lahirkan Anak Kedua, Kaya Apa Sih?

Tasya Kamila Lakukan Pemeriksaan CTG Sebelum Lahirkan Anak Kedua, Kaya Apa Sih?

Health | Minggu, 01 Januari 2023 | 18:31 WIB

Selamat! Tasya Kamila Lahirkan Bayi Perempuan, Namanya Cantik Banget

Selamat! Tasya Kamila Lahirkan Bayi Perempuan, Namanya Cantik Banget

Entertainment | Minggu, 01 Januari 2023 | 18:26 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB