Kecap Less Sugar dengan Pemanis Stevia Bisa Jadi Solusi Pengidap Diabetes Agar Tetap Bisa Makan Enak

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:05 WIB
Kecap Less Sugar dengan Pemanis Stevia Bisa Jadi Solusi Pengidap Diabetes Agar Tetap Bisa Makan Enak
Ilustrasi kecap less sugar. (Unsplash.com/ Caroline Attwood)

Suara.com - Kecap jadi salah satu bumbu dapur yang sering digunakan sebagai penyedap untuk banyak masakan. Meski rasanya enak, tetapi kecap juga bisa 'pantangan' bagi seseorang yang harus mengurangi konsumsi gula, terutama pengidap diabetes. Tak heran bila kini bermunculan berbagai produk dengan klaim rendah gula atau less sugar, termasuk untuk kecap.

Namun, produk less sugar itu juga rupanya tak hanya diminati oleh pengidap penyakit tertentu, tapi juga bagi orang yang tengah berupaya mengubah pola hidup jadi lebih sehat. 

"Tren baru masyarakat Indonesia sekarang makin tertarik mengikuti gaya hidup sehat. Saat ini minat hidup sehat meningkat mungkin karena belajar dari pandemi Covid-19 kemarin. Akhirnya sadar bagaimana pentingnya menjaga gaya hidup," kata Head of Marketing Nutrition Indonesia PT Unilever Indonesia Nuning Wahyuningsih saat peluncuran kecap Bango Less Sugar di Jakarta, Jumat (24/5/2024).

Perubahan minat konsumen itu mendorong dibuatnya kecap less sugar dari Bango yang diklaim 45 persen lebih rendah gula, akan tetapi dengan rasa manis yang tidak berkurang. 

Nuning menjelaskan bahwa rasa manis kecap tetap bisa dipertahankan karena menggunakan pemanis buatan dari daun stevia sebagai pengganti gula.

"Kita melihat kebiasaan hidup sehat harus tetap dijalani dengan nikmat. Karena kalau berat, nanti tidak berkelanjutan, menyerah di tengah jalan. Untuk itu kita perkenalkan Bango Less Sugar karena 45 persen lebih rendah gula. Inovasi ini tetap bisa melezatkan masakan Indonesia," tutur Nuning. 

Dijelaskan juga oleh Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.G.K., bahwa daun stevia memang jadi solusi yang tepat jadi pengganti gula. Bahkan rasa manisnya lebih tinggi dibandingkan gula tebu. Meski begitu, jumlah kalorinya jauh lebih rendah, sehingga dalam penggunaannya bisa lebih sedikit.

"Daun stevia itu pemanis alami. Saya pernah mencicipi, memang rasa daunnya manis dan bisa 300 kali dari gula. Kalau ngomongin kalori, very-very kecil," jelas dokter Diana.

Keuntungan lain dari menggunakan daun stevia adalah pemanis tersebut tidak menyebabkan gula darah naik secara drastis. Hal tersebut bisa menjadi kabar baik bagi pasien diabetes yang sudah alami resistensi insulin maupun prediabetes yang tengah berupaya mengubah pola makan.

"Tidak mempengaruhi lonjakan gula darah karena bukan glukosa atau pun fruktosa. Jadi untuk orang diabetes atau prediabet, daun stevia ini aman," kata dokter Diana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap Ruben Onsu Cuma Tidur Kurang dari 3 Jam Sehari, Ini Sederet Bahaya yang Mengintai

Terungkap Ruben Onsu Cuma Tidur Kurang dari 3 Jam Sehari, Ini Sederet Bahaya yang Mengintai

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 20:29 WIB

Rendah Kalori dan Bernutrisi Lengkap, Sereal Cokelat Ini Juga Aman untuk Ibu Hamil dan Penderita Diabetes

Rendah Kalori dan Bernutrisi Lengkap, Sereal Cokelat Ini Juga Aman untuk Ibu Hamil dan Penderita Diabetes

Press Release | Jum'at, 10 Mei 2024 | 22:15 WIB

Bikin Kondisi Dorman Borisman Drop, Ini Sebab Stroke ke-2 Lebih Berbahaya dan Mematikan!

Bikin Kondisi Dorman Borisman Drop, Ini Sebab Stroke ke-2 Lebih Berbahaya dan Mematikan!

Health | Rabu, 08 Mei 2024 | 12:03 WIB

Terkini

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB