7 Cara Mengetahui Reaksi Alergi Terhadap Herbal Sebelum Terlambat

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 18 April 2025 | 13:35 WIB
7 Cara Mengetahui Reaksi Alergi Terhadap Herbal Sebelum Terlambat
Bahan Herbal. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Cara mengetahui reaksi alergi terhadap herbal penting untuk kamu pahami sebelum mencoba pengobatan alami. Meskipun herbal berasal dari alam, bukan berarti semuanya aman untuk tubuhmu. Banyak kasus alergi ringan hingga serius yang muncul karena konsumsi bahan herbal tanpa uji sensitivitas terlebih dahulu.

Artikel yang dikutip dari situs pafikablangkat.org akan mengungkap cara mengetahui reaksi alergi terhadap herbal.

1. Kenali Gejala Reaksi Alergi Herbal

Kamu harus waspada jika setelah konsumsi herbal mengalami gejala seperti gatal, ruam kulit, sesak napas, mual, atau pusing. Menurut penelitian oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (2020), reaksi alergi terhadap herbal seperti jahe, temulawak, atau sambiloto bisa muncul dalam waktu 1–3 jam setelah konsumsi. Ini terjadi karena sistem imun menganggap zat dalam herbal sebagai ancaman.

2. Lakukan Tes Tempel Sederhana

Sebelum mengonsumsi herbal baru, kamu bisa melakukan tes tempel pada kulit. Caranya, oleskan sedikit cairan atau ekstrak herbal pada bagian dalam lengan dan tunggu 24 jam. Jika tidak muncul reaksi seperti kemerahan atau gatal, kemungkinan besar kamu tidak alergi terhadapnya. Tes ini didukung oleh hasil studi Universitas Gadjah Mada yang merekomendasikan metode ini untuk pemakaian herbal topikal.

3. Konsultasi dengan Dokter atau Ahli Herbal

Jangan ragu untuk berkonsultasi, apalagi jika kamu memiliki riwayat alergi. Dokter atau herbalis bisa melakukan tes alergi yang lebih spesifik, seperti skin prick test atau uji IgE. Lembaga seperti Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu menyediakan layanan uji reaksi alergi herbal berbasis laboratorium.

4. Perhatikan Komposisi dan Label Produk Herbal

Banyak produk herbal di pasaran yang mengandung campuran beberapa bahan. Pastikan kamu membaca label dengan cermat. Penelitian dari Universitas Indonesia (2022) menunjukkan bahwa banyak reaksi alergi terjadi akibat konsumen tidak menyadari adanya tambahan zat lain seperti pengawet atau pewarna yang memicu alergi.

5. Gunakan Herbal Lokal dengan Aman

Herbal seperti kunyit, jahe, daun sirih, dan sambiloto merupakan tanaman lokal yang populer. Untuk penggunaannya, kamu bisa merebus 2–3 ruas jahe dalam air panas
 
selama 10 menit atau mengonsumsi kapsul temulawak dalam dosis kecil terlebih dahulu. Namun, selalu mulai dari dosis kecil sambil memantau reaksi tubuhmu.

6. Catat Reaksi Tubuhmu Secara Rutin

Membuat jurnal konsumsi herbal sangat membantu. Kamu bisa mencatat jenis herbal, cara pengolahan, dosis, waktu konsumsi, dan efek yang kamu rasakan. Ini membantu mengenali pola dan menghindari konsumsi herbal yang memicu alergi di masa depan. Ini juga direkomendasikan dalam program edukasi alergi oleh Universitas Padjadjaran.

7. Hindari Konsumsi Herbal Saat Tubuh Tidak Fit

Ketika daya tahan tubuh sedang rendah, kamu cenderung lebih sensitif terhadap zat asing. Oleh karena itu, hindari mencoba herbal baru saat kamu sedang sakit atau dalam kondisi imun menurun. Penelitian dari FK Universitas Brawijaya menunjukkan bahwa tingkat reaktivitas sistem imun meningkat saat tubuh kelelahan atau kurang istirahat.

Dengan memahami cara mengetahui reaksi alergi terhadap herbal, kamu bisa lebih bijak dalam menggunakan bahan alami untuk kesehatan. Herbal memang menawarkan banyak manfaat, tetapi bukan tanpa risiko. Lakukan langkah pencegahan sejak awal agar kamu terhindar dari reaksi yang merugikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Ramuan Herbal untuk Sakit Gigi Berlubang yang Ampuh dan Terbukti Ilmiah

5 Ramuan Herbal untuk Sakit Gigi Berlubang yang Ampuh dan Terbukti Ilmiah

Health | Jum'at, 18 April 2025 | 13:29 WIB

7 Fakta Mengejutkan tentang Herbal Langka yang Hampir Punah

7 Fakta Mengejutkan tentang Herbal Langka yang Hampir Punah

Health | Jum'at, 18 April 2025 | 12:09 WIB

7 Herbal Ampuh Pengganti Obat Kimia untuk Atasi Hipertensi Tanpa Efek Samping

7 Herbal Ampuh Pengganti Obat Kimia untuk Atasi Hipertensi Tanpa Efek Samping

Health | Kamis, 17 April 2025 | 14:19 WIB

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

Health | Kamis, 17 April 2025 | 12:59 WIB

5 Bahaya Tak Terduga Konsumsi Herbal Berlebihan bagi Pengidap Hipertensi yang Jarang Diungkap

5 Bahaya Tak Terduga Konsumsi Herbal Berlebihan bagi Pengidap Hipertensi yang Jarang Diungkap

Health | Kamis, 17 April 2025 | 12:27 WIB

7 Ramuan Ajaib dari Alam untuk Atasi Anak Susah Makan

7 Ramuan Ajaib dari Alam untuk Atasi Anak Susah Makan

Health | Rabu, 16 April 2025 | 12:51 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB