Nyaris Setengah Anak Indonesia Kekurangan Air Minum: Dampaknya ke Fokus dan Belajar

Bimo Aria Fundrika

Senin, 22 September 2025 | 16:29 WIB
Nyaris Setengah Anak Indonesia Kekurangan Air Minum: Dampaknya ke Fokus dan Belajar
Ilustrasi air minum yang sehat (Pexels/LisaFotios)
baca 10 detik
  • Sekitar 22 persen anak di Indonesia mengalami dehidrasi, dan hampir setengah siswa sekolah (49,5%) mengalami dehidrasi ringan, yang berdampak langsung pada fokus, daya ingat, dan kemampuan belajar.

  • Ketersediaan air minum di rumah memegang peran penting (hingga 80 persen) dalam menentukan seberapa banyak anak minum, sehingga air minum berkualitas menjadi kunci untuk mencegah penurunan kognitif.

  • Air minum yang sudah dimasak atau dimurnikan, seperti produk Amidis dengan teknologi distilasi dan galon sekali pakai BPA Free, menjadi opsi praktis untuk memastikan anak terhidrasi dengan baik dan aman dari kontaminan.

Suara.com - Dehidrasi pada anak di Indonesia bukan sekadar masalah haus, tetapi berdampak langsung pada kemampuan berpikir dan belajar mereka.

Studi Journal of the American Nutrition Association (Vol 42, 2023) oleh Simon Yuksel menemukan adanya penurunan kognitif pada anak yang kekurangan cairan tubuh.

Data dari Review of Primary Care Practice and Education Vol 6 (2023), didukung Universitas Gadjah Mada, menunjukkan sekitar 22% anak di Indonesia mengalami dehidrasi.

Fakta lebih mengkhawatirkan muncul dari The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST), yang menemukan hampir setengah siswa sekolah, 49,5%, mengalami dehidrasi ringan.

Sebagian besar anak tidak minum cukup sebelum atau selama di sekolah, sementara ketersediaan air minum di rumah memainkan peran krusial hingga 80% dalam menentukan seberapa banyak anak minum. Kurangnya air minum berkualitas bisa menurunkan fokus, daya ingat, dan performa belajar anak, menimbulkan risiko jangka panjang bagi perkembangan mereka.

ilustrasi air minum yang sehat (freepik.com/pressfoto)
ilustrasi air minum yang sehat (freepik.com/pressfoto)

Lebih dari 40% rumah tangga Indonesia menyiasati masalah ini dengan memilih air kemasan bermerek atau isi ulang sebagai sumber air utama, menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Maret 2023.

Salah satu opsi yang aman dan praktis adalah air minum yang telah dimasak. Amidis, misalnya, menggunakan teknologi distilasi untuk memurnikan air hingga 0 PPM, menghilangkan kontaminan kimia, mikroorganisme, dan zat berbahaya. Air dipanaskan di atas 110°C, diuapkan, kemudian dikondensasikan kembali menjadi air murni.

Produk mereka tersedia dalam galon 15L dan 19L sekali pakai, BPA Free, dilengkapi Double Protection dan smart lock untuk menjaga kebersihan dan mencegah tumpah. Menurut Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis, inovasi ini membantu keluarga modern menjaga hidrasi praktis tanpa khawatir akan kualitas air.

Tirta Mulia Susilo Gunadi, Commercial Director PT Amidis, menegaskan komitmen perusahaan memastikan keluarga Indonesia mendapatkan air minum berkualitas demi kesehatan optimal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zaskia Adya Mecca Unggah Rekaman CCTV Penganiayaan Karyawan: Sudah Visum dan Lapor Polisi

Zaskia Adya Mecca Unggah Rekaman CCTV Penganiayaan Karyawan: Sudah Visum dan Lapor Polisi

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 16:15 WIB

Sebulan Tak Bertemu, Eza Gionino Nangis Temui Anak di Parkiran Mobil Pengadilan

Sebulan Tak Bertemu, Eza Gionino Nangis Temui Anak di Parkiran Mobil Pengadilan

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 15:59 WIB

Rindu Berujung Tragis: Kronologi Ayah Temukan Putrinya Usia 8 Tahun Membusuk di Kos Penjaringan

Rindu Berujung Tragis: Kronologi Ayah Temukan Putrinya Usia 8 Tahun Membusuk di Kos Penjaringan

News | Senin, 22 September 2025 | 15:38 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×