Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 18 Februari 2026 | 08:10 WIB
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
Ilustrasi perawat onkologi. (ChatGPT)
baca 10 detik
  • Indonesia hanya memiliki 60 perawat spesialis onkologi di seluruh wilayah.
  • Perawat onkologi krusial dalam menjaga keamanan prosedur kemoterapi yang berisiko tinggi.
  • Roche, UI, dan Siloam berkolaborasi mempercepat pelatihan standar keperawatan onkologi.

Suara.com - Indonesia mengalami krisis perawat onkologi di saat jumlah pasien kanker meningkat setiap tahunnya. Data saat ini menunjukkan hanya ada sekitar 60 perawat spesialis onkologi di Tanah Air.

Direktur Access Communications and Health System Values Strategy Roche, Lucia Erniawati mengatakan perawat spesialis onkologi punya peran krusial dalam memastikan keamanan dan kualitas layanan pasien kanker, mulai dari kemoterapi hingga perawatan paliatif.

Inilah sebabnya kata Lucia, pihaknya terus mengembangkan program perawat berbasis onkologi sejak 4 tahun lalu bekerjasama dengan RS Kanker Dharmais dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hasilnya kini ada sekitar 200 hingga 300 perawat yang tengah jalani pelatihan dasar onkologi, dan beberapa di antaranya berhasil dinyatakan lulus.

"Tapi itu tentu belum cukup. Sudah ada sekitar 60-an perawat spesialis onkologi lulusan UI. Mereka berasal dari berbagai rumah sakit. Sekarang sedang dipersiapkan juga pembukaan di UGM agar ada percepatan," jelas Lucia saat acara perjanjian kerjasama pembangunan ekosistem layanan onkologi komprehensif di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).

Menurut Lucia, kurikulum keperawatan onkologi dasar kini telah masuk dalam standar pembelajaran Kementerian Kesehatan. Rumah sakit yang memberikan layanan onkologi diwajibkan melatih perawatnya dengan keperawatan onkologi dasar. Namun, implementasi di lapangan masih bertahap.

Direktur Access Communications and Health System Values Strategy Roche, Lucia Erniawati. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Direktur Access Communications and Health System Values Strategy Roche, Lucia Erniawati, di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Kami sebagai mitra kerja pemerintah menyiapkan modelnya dulu. Harapannya pemerintah mengadopsi dan memperluasnya. Karena kami tentu tidak dalam kapasitas menentukan target nasional," tambahnya.

Sementara itu, CEO MRCCC Siloam Hospitals, dr. Edy Gunawan, mengakui bahwa bahkan rumah sakit pusat kanker pun masih menghadapi keterbatasan jumlah perawat onkologi.

"Perawat onkologi di MRCCC sudah ada, tapi jumlahnya masih terbatas, baru empat orang," ungkap dr. Edy.

baca juga

Ia menegaskan bahwa pelatihan onkologi tidak bisa dilakukan secara internal tanpa sertifikasi resmi karena programnya sangat terbatas dari sisi kuota dan batch.

Menurut dr. Edy, keberadaan perawat onkologi sangat menentukan standar layanan kanker, terutama dalam penanganan kemoterapi yang berisiko tinggi.

"Obat kemoterapi itu sangat sitotoksik (merusak), handling (penanganan)nya harus khusus. Perawat harus tahu penggunaan alat pelindung diri, berapa lama obat boleh terbuka di udara, bagaimana cross check warna dan potensi kontaminasi. Perawat biasa belum tentu punya kompetensi itu," jelasnya.

Ia menambahkan, tanpa standar kompetensi yang seragam, kualitas layanan kemoterapi antar rumah sakit bisa berbeda.

"Setiap rumah sakit bisa saja mengatakan punya layanan kemoterapi, tapi apakah standarnya sama? Itu yang menjadi perhatian," tegas dr. Edy.

Ini juga jadi alasan terjadinya kemitraan antara Siloam Hospitals dan Roche Indonesia untuk bekerjasama meningkatkan standar perawatan kanker payudara, salah satunya menambah jumlah perawat spesialis onkologi yang mampu menangani pasien kanker payudara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung

Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung

Health | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB

Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata

Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata

Health | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:08 WIB

Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker

Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker

Opini | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Sinopsis The Gate of Murder, Film Kento Yamazaki dan Kouhei Matsushita

Sinopsis The Gate of Murder, Film Kento Yamazaki dan Kouhei Matsushita

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jadi Sandera Politik Parpol, Posisi Tawar Gibran Dinilai Melemah Usai Putusan MK

Jadi Sandera Politik Parpol, Posisi Tawar Gibran Dinilai Melemah Usai Putusan MK

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:44 WIB

Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?

Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Beli iPhone 18 Pro di Indonesia, Konsumen Dapat Perlindungan hingga 36 Bulan

Beli iPhone 18 Pro di Indonesia, Konsumen Dapat Perlindungan hingga 36 Bulan

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia Lewat Konser YE alias Kanye West di GBK

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia Lewat Konser YE alias Kanye West di GBK

Entertainment | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Absen Panjang, Mees Hilgers Bocorkan Kesepakatan dengan John Herdman soal Timnas Indonesia

Absen Panjang, Mees Hilgers Bocorkan Kesepakatan dengan John Herdman soal Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Bekasi hingga Maluku Utara Jadi Percontohan Perumahan Berbasis Jargas dan PLTS

Bekasi hingga Maluku Utara Jadi Percontohan Perumahan Berbasis Jargas dan PLTS

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Hiperregulasi Hukum: Tumpang Tindih Aturan dan Dampak Terhadap Masyarakat

Hiperregulasi Hukum: Tumpang Tindih Aturan dan Dampak Terhadap Masyarakat

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:20 WIB

7 Penyebab Lutut Sakit Bagian Depan Setelah Gowes Tanjakan dengan Sepeda Gunung

7 Penyebab Lutut Sakit Bagian Depan Setelah Gowes Tanjakan dengan Sepeda Gunung

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Meta Kini Izinkan Orang Tua Pantau Topik yang Ditanyakan Remaja ke AI

Meta Kini Izinkan Orang Tua Pantau Topik yang Ditanyakan Remaja ke AI

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:12 WIB

×