Ikut Demo Tolak Pemilu Curang dari Pagi, Oma Lulu Ungkit Rezim Soeharto: Dia Suka Nyulik tapi Harga-harga Terjangkau

Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 01 Maret 2024 | 16:23 WIB
Ikut Demo Tolak Pemilu Curang dari Pagi, Oma Lulu Ungkit Rezim Soeharto: Dia Suka Nyulik tapi Harga-harga Terjangkau
Rela dari Pagi Ikut Demo Tolak Pemilu Curang, Oma Lulu Ungkit Rezim Soeharto: Dia Suka Nyulik tap Harga-harga Terjangkau. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Massa Front Rakyat Semesta (FRS) yang menggelar aksi depan Gedung DPR RI, Jakarta guna penolakan hasil Pemilu lantaran dianggap banyak kecurangan ternyata didominasi kaum emak-emak. Bahkan, wanita lanjut usia (lansia) ikut turun ke jalan. 

Salah satunya bernama Oma Lulu (67). Meski tinggal di kawasan Depok, Jawa Barat, Oma Lulu rela datang sejak pagi demi ikut menyampaikantuntuannya itu. 

“Oma dari pagi, tapi tadi ke KPU dulu,” katanya, saat ditemui di lokasi, Jumat (1/3/2024).

Massa Front Rakyat Semesta saat berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/(Muhamad Iqbal Fathurahman)
Massa Front Rakyat Semesta saat berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/(Muhamad Iqbal Fathurahman)

Lulu mengaku hampir setiap hari mengikuti aksi demonstrasi.

Menurutnya meski telah berusia lansia, perjuangannya saat ini bakal diwariskan untuk anak-cucunya.

“Ini perjuangan kan buat anak-cucu Oma. Kalau sekarang curang bagaimana masa depan bangsa,” ucapnya.

Lulu mencoba membandingkan, rezim Joko Widodo dengan Soeharto pada Orde Baru.

Dahulu, meski Soeharto sering melakukan politik hitam dengan menyingkirkan para lawan politiknya dengan cara apapun. Namun Soeharto disebut bisa menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Kalau zaman Soeharto memang dia suka melakukan penculikan. Tapi buat ibu-ibu seperti Oma, harga-harga semua terjangkau,” ucapnya.

Lulu yang mengaku setiap hari mengikuti aksi ini tidak pernah memasak, lantaran jalan sejak pagi dan pulang saat sudah malam.

“Kan ada cucu oma yang masak di rumah,” tandasnya.

Tuntutan Pendemo

Dalam aksinya di DPR, massa FPI melayangkan tiga tuntutan yang dibentangkan lewat poster yang mereka bawa. 

"Tri Tura, Tiga Tuntutan Rakyat. 1. Turunkan harga sembako, 2. Dukung hak angket dan diskualifikasi 02, 3. Makzulkan Jokowi," demikian dilihat dari poster yang terbentang di tengah massa aksi.

Poster dari massa Front Rakyat Semesta saat berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/(Muhamad Iqbal Fathurahman)
Poster dari massa Front Rakyat Semesta saat berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/(Muhamad Iqbal Fathurahman)

Salah satu poster yang diangkat oleh massa FRN menuntut untuk menyelamatkan demokrasi 'Selamatkan Demokrasi dari Kurcaci Oligarki'. Lalu ada juga yang mengangkat poster bertuliskan 'Makzulkan Jokowi'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sangar! Ikut Geruduk DPR, Emak-emak Massa FPR Tenteng Poster: Makzulkan Jokowi

Sangar! Ikut Geruduk DPR, Emak-emak Massa FPR Tenteng Poster: Makzulkan Jokowi

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 15:35 WIB

Salat Jumat Bersama Para Pengunjuk Rasa Sebelum Demo Tolak Pemilu Curang di Gedung DPR

Salat Jumat Bersama Para Pengunjuk Rasa Sebelum Demo Tolak Pemilu Curang di Gedung DPR

Foto | Jum'at, 01 Maret 2024 | 15:16 WIB

2.590 Personel Gabungan Bakal Kawal Demo Besar di DPR, Massa Tolak Pilpres Curang hingga Tuntut Jokowi Turun

2.590 Personel Gabungan Bakal Kawal Demo Besar di DPR, Massa Tolak Pilpres Curang hingga Tuntut Jokowi Turun

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:19 WIB

Bakal Maju di Pilgub DKI Jakarta, Ini Alasan Ahmad Sahroni Disebut Crazy Rich Tanjung Priok

Bakal Maju di Pilgub DKI Jakarta, Ini Alasan Ahmad Sahroni Disebut Crazy Rich Tanjung Priok

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 20:15 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB