Cegah Ajaran Radikal, Pemda Yogyakarta Cek LKS dan Buku Pelajaran

Laban Laisila

Kamis, 02 April 2015 | 15:17 WIB
Cegah Ajaran Radikal, Pemda Yogyakarta Cek LKS dan Buku Pelajaran
Aksi damai tolak ISIS dari Bundaran HI (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Dinas PendidikanPemuda dan Olah Raga DIY mengistruksikan sekolah untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh buku pelajaran maupun LKS milik siswa.

Hal tersebut dilakukan Kepala Dinas, Baskoro Aji sebagai upaya untuk mencegah paham radikal yang di sisipkan melalui LKS maupun buku pelajaran seperti yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

"Ya saya minta agar pihak sekolah terutama guru untuk ngecek semua buku pelajaran dan LKS, kalau ada tulisan yang mengarah pada hal-hal yang berbau radikal ya saya minta untuk ditarik semua, tapi kalau belum ada penganti bukunya ya bagian yang berbau radikal yang saya minta dilepas", kata Baskoro Aji kepada suara.com di Yogyakarta, Kamis (2/4/2015).

Kendati demikian, hingga saat ini menurut Baskoro Aji pihaknya belum menemukan adanya buku pelejaran maupun LKS yang didalamnya berisi ajaran radikal.

Sementara itu, untuk mengantisipasi masuknya faham ISIS pada pelajar di DIY, pihak Dikpora DIY akan berkoordinasi dan menggandeng Polda DIY.

"Kalau untuk antisipasi masuknya ajaran ISIS pada pelajar di DIY, kami akan berkoordinasi dan kerja sama dengan pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya, jangan sampai ajaran ISIS ini masuk ke pelajar - pelajar di DIY", kata Baskoro Aji.

Selain itu menurut Baskoro Aji, pihaknya secara rutin melakukan pelatihan dan seminar penyegaran untuk guru - guru, penyegaran ini dilakukan untuk memberikan informasi termasuk soal radikalisme dan ISIS.

Dengan penyegaran informasi tersebut diharapkan guru - guru dan pihak sekolah dapat mendeteksi sedini mungkin dan dapat lebih peka jika ada tanda - tanda masuknya perilaku radikal maupun ajaran Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kalangan pelajar di DIY. (Wita Perwitasari)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rindu Rumah, Mahasiswi Kedokteran yang Gabung ISIS Ingin Pulang

Rindu Rumah, Mahasiswi Kedokteran yang Gabung ISIS Ingin Pulang

News | Kamis, 02 April 2015 | 15:40 WIB

ISIS Bertekuk Lutut dan Tinggalkan Kota Tikrit

ISIS Bertekuk Lutut dan Tinggalkan Kota Tikrit

News | Kamis, 02 April 2015 | 06:41 WIB

Lomba Tulisan, Cara PKS Ikut Andil Mencegah Radikalisme

Lomba Tulisan, Cara PKS Ikut Andil Mencegah Radikalisme

News | Kamis, 02 April 2015 | 05:49 WIB

Sarjana NU Dukung Pemblokiran Laman Internet Radikal

Sarjana NU Dukung Pemblokiran Laman Internet Radikal

News | Rabu, 01 April 2015 | 20:12 WIB

Terkini

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

×