PM Inggris Ngotot Serang ISIS, Keputusan di Tangan Parlemen

Ruben Setiawan Suara.Com
Rabu, 02 Desember 2015 | 20:22 WIB
PM Inggris Ngotot Serang ISIS, Keputusan di Tangan Parlemen
Jet tempur Tornado milik Angkatan Udara Inggris (RAF). (Reuters)

Suara.com - Perdana Menteri Inggris David Cameron, hari Rabu (2/12/2015), mendesak parlemen untuk mengabulkan permohonan pemerintah guna melancarkan serangan terhadap ISIS di Suriah. Cameron berupaya meyakinkan kubu oposisi di parlemen, yakni partai buruh, untuk mendukung aksi militernya ke Suriah.

"Ancaman ini amat nyata," kata Cameron di awal debat di gedung parlemen yang akan berlangsung selama 10 jam tersebut. Debat akan diakhiri dengan voting pada pukul 21.00 waktu setempat atau Kamis pukul 04.00 dini hari WIB.

"Pertanyaannya adalah seperti ini, apakah kita bekerja sama dengan sekutu kita untuk melemahkan dan menghilangkan ancaman ini dan apakah kita membiarkan para teroris ini di negeri mereka di mana mereka merencanakan pembunuhan terhadap orang-orang Inggris, atau kita duduk tenang dan menunggu mereka?" kata Cameron.

Cameron mendapat perlawanan dari kubu oposisi dari partai buruh menyusul laporans media yang menyebutkan Cameron, dalam sebuah rapat tertutup Selasa malam, mendesak anggota parlemen dari Partai Konservatif untuk melawan pemimpin partai Buruh Jeremy Corbyn dan "segelintir simpatisan teroris" dalam voting.

"Ini merupakan pernyataan yang amat hina dan merendahkan pemerintahannya," kata juru bicara kubu Jeremy Corbyn.

Namun, bukan berarti seluruh anggota parlemen dari kubu Partai Buruh menolak rencana Cameron. Sebagian mendukung rencana serangan udara Inggris terhadap ISIS.

Selama setahun terakhir Inggris sudah melancarkan serangan udara terhadap ISIS di Irak. Cameron yakin bahwa pesawat-pesawat Inggris yang melakukan serangan udara di Irak juga harus dikerahkan di Suriah.

Serangan ISIS yang menewaskan 130 orang di Paris, Prancis, pada 13 November lalu menjadi momentum bagi Cameron untuk mendesak pengerahan serangan udara di Suriah. Namun, para kritikus mempertanyakan efektivitas serangan tersebut, apakah memang mampu membantu sekutu Inggris untuk mengalahkan ISIS.

Rencana Cameron mendapat perlawanan kuat dari Corbyn, veteran anti-perang yang merasa bahwa serangan udara tidaklah efektif. Sebaliknya, hal itu justru akan menelan lebih banyak korban sipil. Corbyn menegaskan, ia akan mempersilakan para anggota parlemen memilih sesuai hati nurani mereka. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI