Demo Tolak Pengungsi Rusuh, Belasan Orang Terluka

Esti Utami

Kamis, 17 Desember 2015 | 19:43 WIB
Demo Tolak Pengungsi Rusuh, Belasan Orang Terluka
Kapal yang mengangkut pengungsi asal Suriah. (youtube)

Polisi Belanda melepaskan tembakan peringatan dan menahan 14 demonstran, saat unjukrasa ratusan orang menentang pembukaan pusat pengungsi baru yang berakhir rusuh. Beberapa orang dilaporkan terluka akibat unjukrasa pada Rabu (17/12/2015) malam waktu setempat.

Dua polisi termasuk di antara korban luka dalam kejadian itu, ketika pengunjuk rasa mulai melemparkan batu, botol dan kembang api untuk menentang rencana pembangunan pusat penampungan bagi 1.500 pendatang di desa kecil Geldermalsen.

Kepala polisi daerah Lute Nieuwerth mengatakan "suasananya begitu memburuk" ketika kelompok yang terdiri atas 70 hingga 80 orang mulai menyerang petugas yang dipanggil ke lokasi kejadian. Polisi antihuru-hara melepaskan tembakan peringatan ke udara dan membubarkan massa.

"Saya sangat terkejut dengan insiden kekerasan seperti ini," kata Nieuwerth dalam jumpa pers di desa itu, Kamis (17/12/2015).

Pengunjuk rasa juga membalikkan pembatas dan mencoba menyerbu balai kota tempat pertemuan membicarakan pembukaan pusat penampungan tersebut. Pertemuan tersebut ditunda dan sekitar 300 orang diamankan dari massa.

Eropa menghadapi gelombang masuk pengungsi terbesar sejak Perang Dunia II, dengan lebih dari 800 ribu migran telah tiba di pantainya. Mayoritas pengungsi menghindari perang di Suriah dan Irak, serta kemiskinan di Afrika.

Krisis tersebut menimbulkan perpecahan pendapat di Belanda, yang hingga pertengahan November telah menampung 54 ribu pencari suaka dan diperkirakan ribuan lagi akan datang hingga akhir Desember.

Jumlah tersebut melampaui rekor terakhir yang tercatat pada 1994 saat puncak konflik Balkan.
Debat lokal dan nasional mengenai cara menangani pendatang dalam beberapa bulan belakangan memanas dan memburuk hingga mengarah ke kekerasan.

Wali Kota Geldermalsen, Miranda de Vries juha mengecam insiden  itu.

"Tidak masalah ide atau usulan apa yang dibicarakan di dalam dewan, kita seharusnya bisa membicarakan ini satu sama lain. Kerusuhan kemarin hanya akan membuat kita semakin terpecah," katanya.

Ia menambahkan, dalam demokrasi perbedaan pendapat diperdebatkan dengan kata-kata. Menurutnya, 14 orang yang ditahan itu adalah warga setempat.

Kepala polisi meminta warga, yang menyaksikan kejadian itu, menyerahkan rekaman video sehingga polisi bisa mengetahui penghasutnya.

"Ada batasan, yang tidak boleh kita langgar. Ketika seseorang ingin menyuarakan pendapat mereka, kami membolehkannya, tetapi kami tidak melakukannya dengan melempar kembang api," kata kata wakil Menteri Kehakiman Klaas Dijkhoff.  Ia mengakui isu tersebut merupakan hal sensitif. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MPSI Dorong Pembentukan Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

MPSI Dorong Pembentukan Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:14 WIB

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:54 WIB

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:07 WIB

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:06 WIB

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

×