Eropa Harus Bersatu untuk Atasi Krisis Pengungsi

Adhitya Himawan

Sabtu, 23 Januari 2016 | 09:18 WIB
Eropa Harus Bersatu untuk Atasi Krisis Pengungsi
Sejumlah warga Pulau Lesbos, Yunani, melihat tumpukan perahu karet, ban dalam, dan rompi penyelamat yang dipakai oleh para pengungsi dan imigran asal Timur Tengah. [Reuters/Yannis Behrakis]

Suara.com -  Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Federica Mogherini pada Jumat (21/1/2016) mengatakan di Davos, Swiss, jawaban sesungguhnya bagi krisis pengungsi UE ialah berusaha dan membuat solusi Eropa.

Mogherini juga mengatakan Eropa mesti berusaha mewujudkan pelaksanaan sesungguhnya keputusan yang telah diambil.

Ia mengeluarkan pernyataan tersebut ketika berpidato di satu pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia.

 Pejabat wanita tersebut mengatakan para pemimpin dan warga menyadari bahwa, tanpa UE dan persatuannya, "kita tak bisa menghadapi masalah terorisme, migran dan pengungsi".

Mogherini menyatakan bahwa, meskipun diperlukan waktu delapan bulan bagi pertemuan puncak untuk merancang reaksi yang utuh dan mencakup seluruh Eropa mengenai pengungsi, sekarang terserah kepada pemerintah nasional untuk melaksanakan tanggapan tersebut.

"Saya tak memandangnya sebagai kegagalan bahwa itu memerlukan waktu lama seperti ini. Ini adalah masalah Eropa; akhirnya kita melakukan sesuatu ... kita perlu menerapkan solusi Eropa," katanya.

"Jawaban atau penyelesaian nasional sejauh ini belum memberi jalan ke luar. Itu sebabnya mengapa delapan bulan lalu kami telah berusaha memulai penyelesaian Eropa, yang belum dilaksanakan, dan itu lah masalahnya," kata Mogherini, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

Pilihan Eropa ialah "kedatangan pengungsi yang kacau atau reaksi yang lebih teratur", termasuk reaksi kemanusiaan yang lebih kuat di Suriah, kata David Miliband, Presiden Komite Penyelamatan Internasional AS.

"Relokasi adalah bagian dari jawaban di Eropa, tapi itu bukan satu-satunya jawaban", kata Miliband, bukti memperlihatkan ancaman teror terbesar bagi benua tersebut datang dari orang-orang yang dilahirkan di Eropa.

Ratusan ribu orang yang menyelamatkan diri dari perang di Ukraina ke dalam wilayah Polandia adalah krisis yang tak diperhatikan, kata Witold Waszczykowski, Menteri Urusan Luar Negeri Polandia.

Menteri tersebut mengatakan penting untuk memusatkan perhatian pada konflik di perbatasan timur Eropa, dan menambahkan dalam masalah pengungsi dari selatan, Eropa menghadapi kejutan, tapi pada 2015 Eropa berhasil menata dirinya dan mulai bekerja sama dengan Turki.

Sejumlah tindakan telah dilancarkan oleh UE untuk menangani krisis pengungsi, termasuk pengesahan dua rancangan darurat untuk merelokasi 160.000 orang yang memerlukan perlindungan internasional dari negara yang paling terpengaruh kenegara lain anggota UE.

Pada awal Januari, Komisi Eropa mengumumkan hanya sebanyak 0,17 persen pencari suaka yang tiba di Yunani dan Italia sejauh ini telah direlokasi di negara lain UE. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:54 WIB

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

Makan Aman! Balita dan Lansia Korban Kebakaran Gambir Butuh Obat serta Selimut

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:07 WIB

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Sebentang Kearifan dari Barat: Menyusuri Islam di Tanah Eropa

Sebentang Kearifan dari Barat: Menyusuri Islam di Tanah Eropa

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:06 WIB

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Jumlah Pengungsi Gempa NTT Terus Naik, Sudah Capai 92.735 Orang

Jumlah Pengungsi Gempa NTT Terus Naik, Sudah Capai 92.735 Orang

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×