Polisi Lepas 79 Orang yang Ditangkap di Demo Anarkis Taksi

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 23 Maret 2016 | 17:04 WIB
Polisi Lepas 79 Orang yang Ditangkap di Demo Anarkis Taksi
Taksi Express yang kaca-kacanya pecah [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Polda Metro Jaya masih melakukan pemeriksaan terkait empat orang yang telah tangkap saat para sopir angkutan umum melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (22/3/2016) kemarin. Satu dari kempat orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengrusakan.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal satu tersangka yang ditetapkan berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

"Satu tersangka dari basis online, empat sedang diperiksa," kata Iqbal di Polda Metro Jaya, Rabu (23/3/2016).

Namun Iqbal belum mau membeberkan inisial dan nama perusahan ojek online tersebut. "Inisial nanti," kata dia.

Dikatakan Iqbal, pihaknya telah memulangkan 79 orang yang sebelumnya tangkap polisi. Mereka dianggap berniat melakukan pengrusakan dan penyerangan.

Kebanyakan dari mereka ditangkap saat melakukan konvoi berbarengan dengan aksi demo sopir di beberapa lokasi di Jakarta. Puluhan orang tersebut sudah didata dan diimbau untuk tidak melanggar aturan hukum.

"Suah dipulangkan tapi tetap didata, membuat surat pernyataan yang arahnya tidak melakukan melawan hukum dan menciptakan arah kondusif, itu arahnya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fraksi PDIP Kritik Menteri Jonan soal Transportasi 'Online'

Fraksi PDIP Kritik Menteri Jonan soal Transportasi 'Online'

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 16:11 WIB

Akhirnya, Uber dan Grab Car Diizinkan Tetap Beroperasi

Akhirnya, Uber dan Grab Car Diizinkan Tetap Beroperasi

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 15:55 WIB

Polisi Akan Panggil Bos Blue Bird

Polisi Akan Panggil Bos Blue Bird

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 15:31 WIB

Isi Pesan Provokatif Sopir Blue Bird

Isi Pesan Provokatif Sopir Blue Bird

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 15:14 WIB

DPR: Regulasi Adil, Kunci Selesaikan Polemik Taksi Online

DPR: Regulasi Adil, Kunci Selesaikan Polemik Taksi Online

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 15:06 WIB

Provokasi, Sopir Taksi Blue Bird Kena UU ITE

Provokasi, Sopir Taksi Blue Bird Kena UU ITE

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 14:51 WIB

Kemenhub Beri Dua Pilihan ke Uber dan Grab

Kemenhub Beri Dua Pilihan ke Uber dan Grab

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 14:30 WIB

KPPU: Soal Taksi Online, Indonesia Contohlah Singapura

KPPU: Soal Taksi Online, Indonesia Contohlah Singapura

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 14:13 WIB

Ahok Sindir Taksi Tak Ubah Tarif saat BBM Turun Harga

Ahok Sindir Taksi Tak Ubah Tarif saat BBM Turun Harga

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 13:46 WIB

KPPU Dukung Adanya Transportasi Berbasis Online

KPPU Dukung Adanya Transportasi Berbasis Online

News | Rabu, 23 Maret 2016 | 13:19 WIB

Terkini

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:28 WIB

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:19 WIB