Luhut Dimasukkan ke Pengurus Golkar, Beda dengan Keinginan Jokowi

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 30 Mei 2016 | 14:07 WIB
Luhut Dimasukkan ke Pengurus Golkar, Beda dengan Keinginan Jokowi
Menkopolhukam Luhut Panjaitan. [suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Nama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan masuk dalam kepengurusan Partai Golkar periode 2016-2019 di bawah kepemimpinan Setya Novanto. Luhut menduduki jabatan ‎wakil ketua dewan kehormatan di bawah nama B. J. Habibie.

Padahal, sebelumnya Presiden Joko Widodo menegaskan menteri-menterinya harus menanggalkan jabatan di partai politik.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menjelaskan Luhut memang sengaja dicantumkan dan diharapkan dia melapor kepada Presiden Jokowi.

‎"Kami cantumkan namanya, nanti Pak Luhut akan laporkan kepada presiden (Jokowi). Saya kira kita tunggu nanti. Bagaimanapun Pak Luhut adalah tokoh Partai Golkar, mantan wakil ketua dewan pertimbangan, dan kami memang berkepentingan masuk di situ," kata Idrus di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (30/5/2016).

"Meskipun demikian, sebagai menkopolhukam, sebagaimana nanti setelah menyampaikan kepada Presiden ternyata, biar lebih fokus, ya itu semua tidak ada masalah. Nanti dilaporkan dulu dong," kata Idrus.

Selain Luhut, kader Partai Golkar yang sekarang menjabat di pemerintahan adalah Jusuf Kalla, Wakil Presiden. Namun, nama Jusuf Kalla tidak dimasukkan ke kepengurusan Golkar saat ini.

Idrus mengakui Jusuf Kalla sempat dihubungi untuk masuk ke kepengurusan Golkar. Namun, Jusuf Kalla menolak karena ingin fokus di pemerintah.

"Pak JK itu sudah kami hubungi dan menyatakan bahwa dia fokus sebagai wapres. Pak JK kalau ada urusan partai tidak pernah menolak, tapi hanya menuruti bagaimana fokus saja," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Klaim Tak Ada Masalah di Pengurusan Baru

Golkar Klaim Tak Ada Masalah di Pengurusan Baru

News | Senin, 30 Mei 2016 | 10:57 WIB

Ade Komarudin Tak Mau Cawe-cawe Soal Pengurus Golkar

Ade Komarudin Tak Mau Cawe-cawe Soal Pengurus Golkar

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 15:33 WIB

Golkar: UU Izinkan Mantan Napi Jadi Pejabat Partai

Golkar: UU Izinkan Mantan Napi Jadi Pejabat Partai

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 13:30 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

×