Array

Kader HMI harus Mampu Jaga Nilai Independensi

Adhitya Himawan Suara.Com
Selasa, 09 Agustus 2016 | 12:34 WIB
Kader HMI harus Mampu Jaga Nilai Independensi
Pelantikan pengurus Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Cabang Malang periode 1437-1438 H. [Dok HMI]

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi perkaderan harus mampu mencetak kader yang memiliki integritas, berkompeten, dan mampu berdaya saing di era masyarakat ekonomi Asean (MEA) saat ini. Pasalnya, negara-negara di belahan dunia, khususnya di wilayah Asean, sudah mampu menciptakan SDM berkualitas.  Mereka sudah semakin maju dari segala sisi. Oleh karena itu, HMI Harus mampu menjaga nilai-nilai Keislaman, Keindonesiaan, Keintelektualan, dan Keprofesionalan. Pandangan itu dikemukakan direktur Lembaga Pengelola Latihan (LPL) HMI Cabang Malang periode 1999-2000, Isa Wahyudi pada studium general Pelantikan pengurus Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Cabang Malang periode 1437-1438 H/2016-2017 M di Gedung LKP2I, Malang, Minggu (7/8/2016) sore.

Menurut Isa, tantangan kader HMI selain menjaga nilai-nilai Keislaman, Keindonesiaan, Keintelektualan, dan Keprofesionalan, kader HMI juga harus mampu menjaga nilai independensi.

"Kalian sebagai kader HMI harus menjaga itu. Anda boleh berkolaborasi, bersinergi dengan siapapun. Namun kalian bisa harus jaga visi HMI, dan mengedepankan perkaderan," tegas Isa.

Disebutkan Isa, dengan jumlah 51 komisariat penuh, 2 komisariat persiapan, dan 7 koordinator komisariat se Malang Raya, serta 8 lembaga profesi dan 2 badan otonom di HMI Cabang Malang,   pelatihan di HMI menjadi inti dasar perkaderan HMI karena di situlah visi misi HMI diarahkan.

"Kalian sebagai salah satu pengelola perkaderan, harus menjaga betul, dan mampu meningkatkan kualitas dan profesionalitas pengelolaan perkaderan. Ke depan, kalian akan menjadi kader penerus bangsa," ucap Isa yang saat ini sebagai CEO INSPIRE Group di Malang itu.

Isa mengatakan, di jaman seperti ini, BPL HMI Cabang Malang harus bisa mengambil peran untuk mencetak kader HMI yang kompeten dengan meningkatkan ketrampilan, bisa mampu mentransformasikan nilai-nilai kepemimpinan yang ada di HMI untuk kemajuan bangsa negara.

Untuk menjawab tantangan kader HMI, Isa pun memberikan langkah-langkah strategis untuk BPL HMI Cabang Malang ke depan. Bahwa BPL harus memiliki kompetensi dalam hal pengelolaan perkaderan.

"Selain juga harus mampu menguasai sistem organisasi, mengelola perubahan, dan mengelola kemampuan pribadi. Langkah-langkah tersebut untuk mewujudkan visi HMI yakni mencetak kader intelektual yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara," pungkas alumnus mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang itu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI