Kadernya Terima Duit Bancakan E-KTP, SBY Minta Klarifikasi

Syaiful Rachman, Bagus Santosa

Senin, 13 Maret 2017 | 11:46 WIB
Kadernya Terima Duit Bancakan E-KTP, SBY Minta Klarifikasi
Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2).

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sudah meminta klarifikasi kepada sejumlah nama ‎yang disebut-sebut menerima uang bancakan kasus proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).‎
‎
"Tentunya sudah, dan saya juga termasuk dalam (pengurus) DPP Partai Demokrat," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto di DPR, Jakarta, Senin (13/3/2017).

Agus menambahkan, nama-nama yang dimintai klarifikasi adalah‎ Jafar Hafsah dan Khotibul Umam Wiranu. Kedua kader Partai Demokrati ini pun mengakui tidak pernah sama sekali menerima uang tersebut.


Dia menambahkan, sesuai dengan paktaintegritas Partai Demokrat, jika nanti proses hukum membuktikan orang-orang ini bersalah, maka orang tersebut harus mundur dari Partai berlambang bintang Mercy ini.
‎
"Nah, kalau Pak Taufik Effendi kan sekarang sudah pindah gerindra, sehingga akan sulit kalau saya memverifikasinya," kata dia.

Agus pun menyerahkan kepada KPK untuk menuntaskan kasus ini. Dia berharap, kasus korupsi proyek E-KTP ini dituntaskan secara berkeadilan, transparan, dan bertanggungjawab. ‎Sambil meyakinkan bila partai yang identik dengan warna biru ini tidak menerima uang bancakan tersebut.

"Kami yakini bahwa Partai Demokrat 100% tidak ada yang terkait dengan masalah ini," ujarnya.
‎
Untuk diketahui, puluhan nama disebut menerima uang bancakan proyek E-KTP ini. Hal itu diketahui dari pembacaan dakwaan terdakwa pejabat Dukcapil Kemendagri Sugiharto dan Irman, yang dibacakan pada Kamis (9/3/2017).

Salah satu ‎rombongan nama yang mendapat duit bancakan ini berasal dari Partai Demokrat. Berikut nama-namanya:
-Anas Urbaningrum sejumlah 5,5 juta dollar AS
-Marzuki Alie sejumlah Rp 20 miliar (saat itu menjabat sebagai Ketua DPR)
‎-Ignatius Mulyono sejumlah 258.000 dollar AS
-Taufiq Effendi sejumlah 103.000 dollar AS
‎-Khatibul Umam Wiranu sejumlah 400.000 dollar AS
-M Jafar Hafsah sejumlah 100.000 doar AS
-Mirwan Amir sejumlah 1,2 juta dollar AS
‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Namanya Disebut, Anas Minta Sidang Kasus e-KTP Disiarkan "Live"

Namanya Disebut, Anas Minta Sidang Kasus e-KTP Disiarkan "Live"

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 18:50 WIB

Bancakan Korupsi e-KTP, Haris: Presiden Harus Segera Bersikap

Bancakan Korupsi e-KTP, Haris: Presiden Harus Segera Bersikap

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 16:16 WIB

KPK Dinilai Tepat Usut Kasus e-KTP Tahun Ini

KPK Dinilai Tepat Usut Kasus e-KTP Tahun Ini

News | Sabtu, 11 Maret 2017 | 19:36 WIB

JK: Kasus E-KTP Tak Sebabkan Guncangan Politik

JK: Kasus E-KTP Tak Sebabkan Guncangan Politik

News | Sabtu, 11 Maret 2017 | 17:29 WIB

Jokowi: Kasus e-KTP Bikin Pegawai Kemendagri Ketakutan

Jokowi: Kasus e-KTP Bikin Pegawai Kemendagri Ketakutan

News | Sabtu, 11 Maret 2017 | 16:13 WIB

Terkini

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

×