Pengacara Andi Narogong Bantah Kliennya Atur Saksi di Persidangan

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 04 April 2017 | 20:02 WIB
Pengacara Andi Narogong Bantah Kliennya Atur Saksi di Persidangan
Pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/3) malam. [Antara]

Samsul Huda, Pengacara tersangka Andi Agustinus atau Andi Narogong membantah kliennya menggelar pertemuan untuk mengatur para saksi yang ingin memberikan keterangan di muka persidangan. Kata Samsul, Andi tidak punya kepentingan untuk mengatur saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik tersebut.

"Tidak ada, sekali lagi Andi tidak punya kepentingan untuk ngatur saksi. Tidak ada kaitannya juga dengan yang berkembang di pengadilan, Miryam Haryani nyabut BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan sebagainya tidak ada," katanya usai mendampingi Andi dalam pemeriksaan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/1017).

Pada saat ditangkap satuan petugas khusus Penyidik KPK, Andi bersama dengan kakaknya Dedi Priono sedang bertemu di restoran, Kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Selain itu, ada juga kolega Andi yang berasal dari Korea.

"Tapi tidak ada kaitannya dengan e-KTP," kata Samsul.

Dan terkait pemeriksaan hari ini, Samsul menjelaskan bahwa kliennya ditanya seputar identitasnya saja. Kata dia, untuk pendalaman materi pemeriksaan belum ditanyakan Penyidik KPK kepada kliennya.

"Masih belum (materi). Masih seputar BAP pertama terkait dengan identitas, riwayat hidup, dan sebagainya, belum masuk perkara, dan menjelaskan waktu dia dijemput pertama kemarin," kata Samsul.

Sementara terkait kedekatan Samsul dengan Novanto, Samsul belum bisa menjelaskannya. Dia hanya menjelaskan terkait penggeladahan di rumah istri sirih Andi di Tebet, Jakarta Selatan. Dimana KPK menyita sejumah dokumen pencatatan keuangan yang berkaitan dengan aset Andi serta aliran dananya.

"Nggak ada, itu bisnis istrinya saja, karena istrinya pengusaha rekanan juga di Mabes Polri kalau nggak salah. Yang disita kemarin baru soal mobil, beberapa dokumen misalnya buku bank, itu saja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Pertimbangkan Miryam S Haryani Dijadikan Tersangka

KPK Pertimbangkan Miryam S Haryani Dijadikan Tersangka

News | Selasa, 04 April 2017 | 18:25 WIB

Bambang Bukan Mau Polisikan Novel, Tapi Miryam

Bambang Bukan Mau Polisikan Novel, Tapi Miryam

News | Selasa, 04 April 2017 | 17:35 WIB

Geledah Rumah Andi Narogong, KPK Sita Mobil dan Dokumen

Geledah Rumah Andi Narogong, KPK Sita Mobil dan Dokumen

News | Selasa, 04 April 2017 | 15:59 WIB

Siapa Tersangka Baru Korupsi E-KTP?

Siapa Tersangka Baru Korupsi E-KTP?

News | Selasa, 04 April 2017 | 14:48 WIB

KPK Telisik Dugaan Kesaksian Palsu di Korupsi e-KTP

KPK Telisik Dugaan Kesaksian Palsu di Korupsi e-KTP

News | Selasa, 04 April 2017 | 14:21 WIB

Andi Narogong Digarap KPK Hari Ini, akan Muncul Tersangka Baru?

Andi Narogong Digarap KPK Hari Ini, akan Muncul Tersangka Baru?

News | Selasa, 04 April 2017 | 11:59 WIB

Dituding Terima Rp18,6 M Korupsi e-KTP, Mekeng: Nazar Fitnah Keji

Dituding Terima Rp18,6 M Korupsi e-KTP, Mekeng: Nazar Fitnah Keji

News | Selasa, 04 April 2017 | 07:01 WIB

Eks Ketua Fraksi Demokrat Kembalikan Duit e-KTP ke KPK

Eks Ketua Fraksi Demokrat Kembalikan Duit e-KTP ke KPK

News | Senin, 03 April 2017 | 22:29 WIB

E-KTP, Kisah Dosen ITB Usir Pengusaha Paksa Beri Tas Misterius

E-KTP, Kisah Dosen ITB Usir Pengusaha Paksa Beri Tas Misterius

News | Senin, 03 April 2017 | 21:19 WIB

Staf Ini Disuruh Ambil Berkarung-karung Duit dari Pengusaha

Staf Ini Disuruh Ambil Berkarung-karung Duit dari Pengusaha

News | Senin, 03 April 2017 | 20:15 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB