Ryamizard Tegaskan Impor Senjata Harus Lewat Menhan

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 03 Oktober 2017 | 18:44 WIB
Ryamizard Tegaskan Impor Senjata Harus Lewat Menhan
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (26/9).

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan tak ada lembaga yang berwenang untuk mendatangkan senjata dari negara lain tanpa melalui Kementerian Pertahanan.

"Jadi dengarkan, semua senjata harus lewat Menteri Pertahanan. tidak ada TNI, Polri atau Bakamla. saya yang menentukan," kata Ryamizard di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Mengenai 280 senjata yang diimpor dari Bulgaria oleh PT Mustika Duta Mas untuk didistribusikan kepada Brimob Polri, kata Ryamizard sudah mendapatkan izin darinya. Namun harus dihitung lebih dahulu sehingga masih ditahan di Gudang Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jawa Barat.

Ryamizard berharap persoalan ini tidak dibesar-besarkan sehingga menimbulkan perpecahan antara TNI dan Polri.

"Sudahlah jangan. Jangan sampai TNI dengan Polisi berseberangan. Itu tidak bagus. Tugas kita itu supaya mereka tidak terpecah-pecah. Itu tugas saya Menteri Pertahanan," kata Ryamizard.

Lebih lanjut, Ryamizard mengatakan senjata jenis Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) tersebut bukan standar militer.

"Itu saya lihat belum (standar militer). Itu kan ada untuk tembak granat air mata dan SAGL macam itu. Makanya saya bilang tadi itu, kita harus jernih dulu melihatnya. Kalau kita sudah tidak jernih, berikutnya tidak jernih terus," kata Ryamizard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kantor Importir Senjata Brimob Tertutup, Wartawan Dilarang Masuk

Kantor Importir Senjata Brimob Tertutup, Wartawan Dilarang Masuk

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 18:11 WIB

DPR Minta Pengimpor Senjata SAGL Brimob Muncul ke Publik

DPR Minta Pengimpor Senjata SAGL Brimob Muncul ke Publik

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 16:45 WIB

Wiranto Ambil Alih Kasus 280 Senjata SAGL Brimob

Wiranto Ambil Alih Kasus 280 Senjata SAGL Brimob

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 13:14 WIB

Kejahatan dengan Senpi di Turki Naik Drastis

Kejahatan dengan Senpi di Turki Naik Drastis

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 23:02 WIB

Presiden Jokowi Sudah Tegur Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Presiden Jokowi Sudah Tegur Panglima TNI Gatot Nurmantyo

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 19:25 WIB

PKS Usul Rapat Gabungan Komisi I dan III Bahas Senjata Impor

PKS Usul Rapat Gabungan Komisi I dan III Bahas Senjata Impor

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 16:14 WIB

PDIP: Jangan Cari Muka ke Jokowi di Isu 5.000 Senjata Ilegal

PDIP: Jangan Cari Muka ke Jokowi di Isu 5.000 Senjata Ilegal

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 12:43 WIB

Politisi PDIP Minta Polri dan TNI Bereskan Masalah Impor Senjata

Politisi PDIP Minta Polri dan TNI Bereskan Masalah Impor Senjata

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 12:10 WIB

Pengamat Sebut Ada Skenario yang Sebut Impor Senjata Brimob Ilega

Pengamat Sebut Ada Skenario yang Sebut Impor Senjata Brimob Ilega

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 21:42 WIB

BAIS TNI Sudah Lama Tahan Senjata SAGL yang Diimpor Polisi?

BAIS TNI Sudah Lama Tahan Senjata SAGL yang Diimpor Polisi?

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 07:16 WIB

Terkini

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:27 WIB

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:24 WIB

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:20 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:05 WIB

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:59 WIB

Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar

Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:57 WIB