Buruh Tak Harap Ketemu Anies Kalau Cuma Buat Klarifikasi

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 10 November 2017 | 14:59 WIB
Buruh Tak Harap Ketemu Anies Kalau Cuma Buat Klarifikasi
Buruh di depan Balai Kota [suara.com/Julistania]
Siang ini, di depan Balai Kota Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dipenuhi buruh. Mereka datang dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Berkumpul di depan Balai Kota, buruh yang berasal dari berbagai organisasi -- antara lain Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Serikat Pekerja Nasional, dan Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi -- menuntut hak.

"Aksi di Balai kota ini untuk menuntut Gubernur Anies-Sandi untuk segera melakukan revisi UMP DKI Jakarta yang telah diumumkan minggu lalu. Meminta janji-janji politik mereka untuk mensejahterakan kaum buruh Jakarta, harus ditepati harus dilaksanakan, kalau tidak mereka adalah gubernur yang ingkar janji bagi kaum buruh Jakarta," ujar Sekretaris Jenderal KSPI Muhammad Rusdi .

Buruh bersorak-sorai. Sebagian menyanyikan yel-yel.

Mereka menolak Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan dan Formula Kenaikan Upah Minimum.

"PP 78 yang diputuskan oleh Jokowi melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13," kata Rusdi.

PP 78 memuat formula kenaikan upah minimum ditetapkan berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi, hal ini mengakibatkan penetapan upah minimum tidak lagi berdasarkan kebutuhan hidup layak. PP ini juga mereduksi kewenangan gubernur serta peran serikat pekerja dalam penetapan upah minimum.

Menurut buruh dengan berpedoman pada PP Nomor 78, upah buruh akan tetap rendah. Contohnya kebijakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang hanya menaikkan upah minimum provinsi tahun 2018 sebesar 8,7 persen atau menjadi Rp3.648.035.

Buruh minta UMP Jakarta tahun 2018 direvisi dan mengakomodir UMP yang didasarkan pada usulan buruh. Mereka tidak minta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menemui mereka kalau hanya sekedar mengklarifikasi.

"Buat apa ketemu kalau hanya untuk klarifikasi, kita tidak perlu klarifikasi yang kita perlukan adalah revisi UMP DKI," ujar Ketua Koalisi Buruh Jakarta, Winarso.

Tadinya, buruh berharap Anies-Sandiaga menyejahterakan buruh.

"Upah buruh Jakarta naik 10 persen, tapi upah buruh di Bekasi naik 20 persen. Padahal kebutuhan hidup di Jakarta lebih tinggi," Kata Rusdi.

Dari Bogor

Bogor dari Bogor juga punya persoalan yang sama dengan upah.

"Untuk kebutuhan sehari-hari di Bogor malah lebih besar dibanding Jakarta. Sebagai pekerja buruh pabrik pengeluaran jauh lebih besar dibandingkan pemasukan yang ada. Dengan kebijakan PP 78 nasib buruh di Bogor miris sekali," ujar Marleni, buruh dari Kabupaten Bogor.

Contoh konkritnya kebutuhan BBM dan listrik yang naik terus. Sementara standar kenaikan upah tak berpihak kepada buruh.

"Lebih baik per hari dipotong upahnya Rp400 ribu dibandingkan upah diatur dalam PP 78, yang sudah jelas lebih rendah dari Undang-Undang yang seharusnya," kata Marleni.

Marleni mengatakan idealnya kenaikan upah di Kabupaten Bogor Rp600 ribu. "Kita minta angka jadi Rp3,9 juta."

Kehidupan buruh yang sudah berkeluarga lebih tinggi lagi.

"Sudah berkeluarga. Dan karena kenaikan yang tidak sesuai kebutuhan melambung tinggi. Makanya hari ini kita minta, pemerintah tidak mengikuti PP 78, tetapi diatas PP 78 dan sesuai undang-undang," kata Marleni. (Julistania)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pekerja SPBU Terpapar Uap Berbahaya Tapi Upah Masih di Bawah UMP

Pekerja SPBU Terpapar Uap Berbahaya Tapi Upah Masih di Bawah UMP

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 14:31 WIB

Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!

Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:34 WIB

Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota

Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:30 WIB

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:16 WIB

Alarm PHK Massal, Ribuan Buruh Siap Kepung Istana 28 Januari, Tiga Isu Ini Pemicunya

Alarm PHK Massal, Ribuan Buruh Siap Kepung Istana 28 Januari, Tiga Isu Ini Pemicunya

News | Senin, 26 Januari 2026 | 17:52 WIB

Gubernur Pramono Persilakan Buruh Gugat UMP Jakarta ke PTUN: Ini Negara Demokrasi

Gubernur Pramono Persilakan Buruh Gugat UMP Jakarta ke PTUN: Ini Negara Demokrasi

News | Senin, 19 Januari 2026 | 18:45 WIB

Lawan Pramono dan KDM, KSPI Bakal Ajukan Gugatan Kebijakan Upah Jakarta dan Jawa Barat ke PTUN

Lawan Pramono dan KDM, KSPI Bakal Ajukan Gugatan Kebijakan Upah Jakarta dan Jawa Barat ke PTUN

News | Senin, 19 Januari 2026 | 10:13 WIB

Said Iqbal Desak UMP DKI 2026 Jadi Rp5,89 Juta: Kerja di Jakarta Itu Nombok

Said Iqbal Desak UMP DKI 2026 Jadi Rp5,89 Juta: Kerja di Jakarta Itu Nombok

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:40 WIB

Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak

Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:34 WIB

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 07:16 WIB

Terkini

Kaposwil Safrizal ZA: Pemulihan Aceh Pasca Bencana Alami Kemajuan dan Perkembangan Dinamis

Kaposwil Safrizal ZA: Pemulihan Aceh Pasca Bencana Alami Kemajuan dan Perkembangan Dinamis

News | Rabu, 08 April 2026 | 08:24 WIB

Iran dan Israel Sepakati Gencatan Senjata Bersama Amerika Serikat

Iran dan Israel Sepakati Gencatan Senjata Bersama Amerika Serikat

News | Rabu, 08 April 2026 | 08:19 WIB

Penderitaan 21 Tahun Warga Bintaro: Akses Jalan Tersandera Pungli, DPRD Desak Pemkot Bertindak!

Penderitaan 21 Tahun Warga Bintaro: Akses Jalan Tersandera Pungli, DPRD Desak Pemkot Bertindak!

News | Rabu, 08 April 2026 | 08:01 WIB

Trump Terima Proposal Damai 10 Poin Iran Sambil Ancam Gunakan Kekuatan Destruktif Jika Gagal Total

Trump Terima Proposal Damai 10 Poin Iran Sambil Ancam Gunakan Kekuatan Destruktif Jika Gagal Total

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:59 WIB

Pepesan Kosong Ancaman Donald Trump ke Iran: 3 Kali Ultimatum, 3 Kali Ditunda

Pepesan Kosong Ancaman Donald Trump ke Iran: 3 Kali Ultimatum, 3 Kali Ditunda

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:51 WIB

Iran Tegaskan Kekuatan Penuh Jika Amerika Salah Langkah Selama Masa Gencatan Senjata

Iran Tegaskan Kekuatan Penuh Jika Amerika Salah Langkah Selama Masa Gencatan Senjata

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:48 WIB

Akal Bulus Pengoplos Gas Cileungsi: Pakai 'Mata-Mata' HT, Ibu-Ibu Jadi Tameng, hingga Trik Es Batu!

Akal Bulus Pengoplos Gas Cileungsi: Pakai 'Mata-Mata' HT, Ibu-Ibu Jadi Tameng, hingga Trik Es Batu!

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:44 WIB

Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS

Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:43 WIB

Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan

Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:39 WIB

Pejabat Israel Akui Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Berada di Kota Ini

Pejabat Israel Akui Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Berada di Kota Ini

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:31 WIB