PKS Larang Anies Matta Promosi Jadi Cawapres Jelang Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 17 Juli 2018 | 15:39 WIB
PKS Larang Anies Matta Promosi Jadi Cawapres Jelang Pilpres 2019
Konferensi pers PKS terkait perombakan Fraksi, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4/2016). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq mengatakan partainya melarang Anis Matta sosialisasi sebagai calon presiden atau calon wakil presiden untuk Pemilihan Presiden 2019. Sebab, DPP PKS telah menyodorkan dua nama lain untuk dimajukan sebagai cawapres.

Kedua nama itu yakni Ahmad Heryawan dan Salim Al-Jufri. Mereka dicalonkan menjadi cawapres untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dua nama tersebut termasuk dalam daftar 9 nama capres/cawapres PKS yang diputuskan oleh Dewan Majelis Syuro. Nama Anis Matta pun masuk ke dalam 9 nama tersebut, tetapi PKS seolah tidak mau memberikan kesempatan kepada Anis Matta.

Politisi PKS Mahfudz Siddiq membeberkan langkah Anis Matta telah dikunci oleh PKS namun ia enggan memberikan alasan PKS menahan Anis untuk turun dalam pertarungan Pilpres 2019.

"Beliau sendiri sudah dikunci rapat-rapat oleh PKS. Sejak awal Anis Matta dilarang sosialisasi," kata Mahfudz kepada suara.com, Selasa (17/7/2018).

Ia pun menegaskan bahwa Anis tidak pernah menjagokan siapapun dalam bursa capres-cawapres, karena memang mantan Presiden PKS itu dilarang untuk campur tangan dalam bursa capres-cawapres PKS.

"Anis Matta tidak pernah menjagokan nama lain. Yang di media sering menjagokan Anies Baswedan setahu saya pak Sohibul Iman dan pak Mardani," tegasnya.

Ia pun ragu apabila PKS akan final mendukung Prabowo sebagai calon Presiden 2019. Hal itu mendukung beberapa pernyataan dari politisi-politisi PKS yang masih merundingkan untuk mendukung Prabowo sebagai capres.

"Semua bisa berubah sampai tanggal 10 Agustus," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Ramalkan PKS 'Bubar' Tahun Ini, Kok Bisa?

Fahri Ramalkan PKS 'Bubar' Tahun Ini, Kok Bisa?

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 12:53 WIB

Kasus Pencemaran Nama Baik Presiden PKS Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus Pencemaran Nama Baik Presiden PKS Naik ke Tahap Penyidikan

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 11:27 WIB

Prabowo - Mardani Dideklarasikan Jadi Capres dan Cawapres

Prabowo - Mardani Dideklarasikan Jadi Capres dan Cawapres

News | Senin, 16 Juli 2018 | 22:37 WIB

Terkini

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB