Suara.com - Komisi Yudisial membuat geger publik, terutama pengguna media sosial Twitter, karena menggunakan tagar #LombaMemeKY2018.
Pasalnya, tagar yang sebenarnya untuk mempromosikan lomba pembuatan meme menyambut HUT ke-13 KY tersebut dianggap tak senonoh bila dibaca seseorang.
Sebab, kata kedua dalam tagar itu menyambung dengan huruf "K", sehingga kalau dibaca seperti menyebut alat vital perempuan.
Tak ayal, banyak warganet memprotes dan meminta panitia perlombaan di Komisi Yudisial mengganti tagar tersebut.
“Apa nih #LombaMemekY2018,” tanya warganet berakun Twitter @harryfirs, Rabu (8/8/2018).
“Hesteknya serem min, ibsa ganti @KomisiYudisial: Selamat siang #SobatKY! Yuk ikutan #LombaMemeKY2018 dengan tema Menjaga Integritas Hakim,” tulis @marbunwis.
Sementara akun @MRDarmawan menuliskan, “LombaMemeKY2018 agak gimana yah bacanya.”
Pantauan Suara.com, Rabu sekitar pukul 11.30 WIB, tagar dan unggahan Komisi Yudisial mengenai lomba itu di Twitter telah dihapus.