Kofi Annan, Sekjen PBB yang Kontroversial Meninggal Dunia

Reza Gunadha

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 18:42 WIB
Kofi Annan, Sekjen PBB yang Kontroversial Meninggal Dunia
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa Kofi Annan. (Biro Kepresidenan)

Suara.com - Mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di ibu kota Swiss, Bern, setelah menderita penyakit mendadak, Sabtu (18/8/2018).

Annan  meninggal dunia dalam usia 80 tahun. Ia adalah Ketua Perserikatan Bangsa-Bangsa ketujuh, dan menjabat selama satu dasawarsa, yakni 1997-2006. Ia juga pernah dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2001.

Sebuah pernyataan yang dibagikan oleh akun Twitter-nya pada Sabtu menggambarkan Annan sebagai "negarawan global dan internasionalis yang sangat berkomitmen".

"Selama karier dan kepemimpinannya yang luar biasa di PBB, dia adalah seorang pejuang perdamaian, pembangunan berkelanjutan, hak asasi manusia dan supremasi hukum," demikian pernyataan Kofi Annan Foundation melalui akun Twitter yang dikutip Al Jazeera.

"Kofi Annan adalah putra Ghana dan sepanjang hidupnya merasakan memunyai tanggung jawab khusus terhadap Afrika dan negara-negara lain.”

Sekretaris Jenderal PBB saat ini, Antonio Guterres, mengatakan Annan adalah "kekuatan penuntun untuk kebaikan".

"Berita duka ini membuat saya merasakan kesedihan yang mendalam. Kofi Annan adalah PBB, begitulah selama ini persepsi masyarakat dunia. Dia memimpin PBB bertransformasi di era milenium baru dengan tekad dan martabat tak tertandingi,” tutur Guterres.

Namun, hubungan Annan dengan PBB bukan tanpa kontroversi. Tepat sebelum menjadi sekretaris jenderal, Annan menjabat sebagai kepala penjaga perdamaian PBB dan sebagai utusan khusus untuk bekas Yugoslavia, di mana dia mengawasi transisi di Bosnia dari pasukan pelindung PBB ke pasukan pimpinan NATO.

Operasi penjaga perdamaian PBB menghadapi dua kegagalan terbesarnya selama masa jabatan Annan. Pertama, terjadinya genosida di Rwanda pada tahun 1994. Romeo Dallaire, jenderal asal Kanada yang memimpin pasukan perdamaian PBB di Rwanda dipensiunkan setelah peristiwa tersebut.

baca juga

Saat peristiwa itu terjadi, Jenderal  Romeo diduga telah mengirimkan pesan ke kantor Anna, memperingatkan bakal terjadi pembantaian. Tapi, Annan dilaporkan memerintahkan pasukan Romeo untuk tak melakukan tindakan apa pun.

Kedua, pembantaian di kota Srebrenica, Bosnia, pada bulan Juli 1995. Dalam kasus ini, Annan mengajukan permintaan maaf meski tak mau mundur dari jabatannya meski telah didesak banyak pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Pilpres, Yusril: PBB Tak Netral, Apalagi Golput

Soal Pilpres, Yusril: PBB Tak Netral, Apalagi Golput

News | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 07:40 WIB

Korea Utara Kecam Amerika Serikat, Kemesraan ini Sudah Berlalu

Korea Utara Kecam Amerika Serikat, Kemesraan ini Sudah Berlalu

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 10:00 WIB

Terdampar Dua Minggu, Tunisia Perbolehkan Imigran Afrika Merapat

Terdampar Dua Minggu, Tunisia Perbolehkan Imigran Afrika Merapat

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 14:30 WIB

Komitmen Uni Eropa Urus Pengungsi Lewat Lautan

Komitmen Uni Eropa Urus Pengungsi Lewat Lautan

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 13:29 WIB

Expo Urbanescape dan Greenery 2018 untuk Wujudkan Kawasan Hijau

Expo Urbanescape dan Greenery 2018 untuk Wujudkan Kawasan Hijau

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:06 WIB

Terkini

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

×