Alat Pendeteksi Tsunami Pantai Selatan Jateng Rusak Karena Korosi

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 28 Desember 2018 | 16:59 WIB
Alat Pendeteksi Tsunami Pantai Selatan Jateng Rusak Karena Korosi
Ilustrasi tsunami. [Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Suara.com - Alat pendeteksi dini bahaya atau Early Warning System (EWS) tsunami di wilayah Pantai Selatan dinyatakan tidak berfungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mengimbau warga di sekitar garis pantai selatan Jawa Tengah untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang sewaktu-waktu datang menerjang.

"Peralatan pendeteksi bencana dini ini kebanyakan mengalami korslet akibat korosi," ucap Kepala BPBD Jawa Tengah, Sarwa Pramana, Jumat (28/12/2018).

Sarwa menerangkan, penyebab korosi karena air laut yang akhirnya turut merusak bagian receiver atau penerima sinyal.

"Karenanya sirine tak berfungsi normal," katanya.

Beberapa EWS yang rusak, kata Sarwa, ada di beberapa daerah pesisir Pantai Selatan seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Wonogiri.

"Terutama di Cilacap, butuh EWS baru karena ada dua kecamatan yang berada pas pinggir pesisir pantai," ujarnya.

BPBD Jawa Barat berharap EWS yang rusak bisa segera diperbaiki atau diganti dengan yang baru. Mengingat, daerah tersebut langsung berhadapan dengan perairan Samudera Hindia dan rawan terhadap terjangan ombak ganas.

"Kalau rawan gempa dan tsunami ada di Cilacap karena Cilacap merupakan pertemuan sesar (patahan) yang mampu menimbulkan gempa bumi," ungkapnya.

Langkah terdekat, saat ini pihaknya hanya mampu untuk menunggu perbaikan perangkat EWS. Namun jika suatu saat terjadi gempa maka langkah utama adalah mengevakuasi warga lebih dahulu.

"Kami ada grup WhatsApp pada komunitas kebencanaan agar informasi cepat tersampaikan. Kami juga libatkan pengurus masjid untuk terlibat secara manual dengan memberi peringatan dini tsunami lewat pengeras suara, jika gempa di pesisir Cilacap cukup kuat," kata dia.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Gelombang Tinggi di Perairan Sulut, Begini Penjelasan BNPB

Heboh Gelombang Tinggi di Perairan Sulut, Begini Penjelasan BNPB

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 07:00 WIB

Tim Penyelamat Korban Tsunami Selat Sunda Dikejar Gelombang Tinggi

Tim Penyelamat Korban Tsunami Selat Sunda Dikejar Gelombang Tinggi

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 11:46 WIB

BMKG Prediksi Gelombang Setinggi Hingga 4 Meter Masih Akan Terjadi

BMKG Prediksi Gelombang Setinggi Hingga 4 Meter Masih Akan Terjadi

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 09:42 WIB

Begini Penjelasan Ilmiah Terjadinya Gelombang Tinggi Hingga Tsunami

Begini Penjelasan Ilmiah Terjadinya Gelombang Tinggi Hingga Tsunami

Tekno | Senin, 24 Desember 2018 | 14:03 WIB

BMKG: Waspadai Gelombang Selat Sunda

BMKG: Waspadai Gelombang Selat Sunda

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 06:40 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB