Nyaris Jadi Korban Hipnotis, Diselamatkan Gadis Berhijab

Suwarjono | Suara.com

Minggu, 06 Januari 2019 | 20:05 WIB
Nyaris Jadi Korban Hipnotis, Diselamatkan Gadis Berhijab
Bus Transjakarta melintas di Halte Transjakarta Dukuh Atas dua. Jakarta, Kamis (22/3).

Suara.com - Praktek kejahatan dengan cara menghipnotis korban masih banyak terjadi. Kriminalitas jenis ini memang tidak dengan cara kekerasan, namun harta benda korban bisa dipreteli sampai habis. Makanya, kejahatan ini sebisa mungkin dihindari.

Kisah korban kejahatan hipnotis yang berhasil "melawan" dengan naluri ini cukup menarik disimak.

Netizen dengan akun @kleponwajik baru saja hampir menjadi korban hipnotis saat dirinya sedang naik angkutan umum. Kisahnya ini lalu ia bagikan dalam sebuah thread yang langsung viral di Twitter.

''Mbak-mbak berjilbab pink yang naik Minitrans jam 21:00-an dari bus stop depan Ratu Plaza, terima kasih. Saya (rasanya) tadi nyaris jadi korban gendam, dan kalau bukan karena bicara ke mbak mungkin udah beneran amblas kehipnotis. I'm safe now.'' tulisnya mengucapkan terima kasih setelah gagal menjadi korban hipnotis.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 9 malam saat dirinya hendak pulang dari daerah Plaza Senayan. Memutuskan naik Minitrans, kondisi angkutan umum tersebut cukup sepi, ia lalu memilih duduk di bagian tengah.

Duduk sendiri, gadis ini tiba-tiba dihampiri oleh seorang ibu berbaju lusuh. Aneh, ibu ini langsung membentaknya dan memukul kepalanya dengan jari di daerah ubun-ubun.

''Sambil membentak, "KAMU SEBELAH SINI!", dia memukul kepala saya dengan jari tangannya, persis di ubun-ubun. Kaget, dong. Lah siapa nih nggak kenal kok main bentak-bentak? Kenapa seenaknya sentuh-sentuh kepala orang? Kenapa main perintah?'' tulis @kleponwajik melanjutkan kisahnya.

Sesaat setelah dipukul kepalanya dengan jari, gadis ini merasa limbung dengan pandangan tidak fokus serta bunyi sekelilingnya menjadi diam, kecuali suara sang ibu.

Walaupun sudah cukup hampir tidak sadarkan diri, gadis ini sukses menjauh dari sang ibu. Dengan kondisi limbung ia mencoba untuk mendekat pada seorang gadis lainnya yang mengenakan jilbab berwarna pink.

 Dengan suara pelan dan bergetar, gadis ini meminta bantuan kepada gadis berjilbab pink tersebut untuk terus mengawasinya.

''Saya putuskan mendekati mbak-mbak berjilbab pink yang lagi ngobrol sama temannya. Mereka duduk berhadapan. Kebetulan bangku di sampingnya kosong. With shaky steps I went to her and with equally shaky voice I said, ''Mbak, maaf. Tolong bantu awasi saya.'' tulisnya melanjutkan.

Walaupun kebingungan, gadis berjilbab pink ini terus mengajaknya berbicara hingga pandangannya fokus dan kondisi tubuhnya menjadi stabil.

Tidak lama setelahnya, si ibu tersebut menggebrak kaca jendela hingga mengagetkan seisi bus sebelum kemudian memilih turun di halte yang berada di Menara Astra.

Dengan bantuan gadis berjilbab pink, netizen ini akhirnya selamat. Kejadiannya ini lalu banjir komentar netizen.

''Yaampun alhamdulillah ya nggak kenapa2, stay safe mbaak'' tulis @calumiaa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect untuk Waspadai Kejahatan Siber

BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect untuk Waspadai Kejahatan Siber

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:41 WIB

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

Video | Kamis, 16 April 2026 | 21:05 WIB

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

News | Senin, 06 April 2026 | 10:59 WIB

Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!

Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:17 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake

Tekno | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:14 WIB

Membaca Sisi Liar: Menguak Kejahatan di Balik Hutan Indonesia

Membaca Sisi Liar: Menguak Kejahatan di Balik Hutan Indonesia

Your Say | Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:30 WIB

BI Kejar Target Inklusi 98 Persen, Perry Warjiyo: Literasi Jadi Tameng Kejahatan Digital

BI Kejar Target Inklusi 98 Persen, Perry Warjiyo: Literasi Jadi Tameng Kejahatan Digital

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:13 WIB

Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah

Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:38 WIB

Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara

Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 13:16 WIB

Terkini

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:30 WIB

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:00 WIB

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:55 WIB

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:48 WIB

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:26 WIB

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:03 WIB

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:45 WIB

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:38 WIB

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:27 WIB