Array

Wanita Tewas Tertusuk Sedotan, Perlukah Larangan Pakai Sedotan Logam?

Dany Garjito Suara.Com
Selasa, 16 Juli 2019 | 15:12 WIB
Wanita Tewas Tertusuk Sedotan, Perlukah Larangan Pakai Sedotan Logam?
Ilustrasi sedotan. (Unsplash/Atikh Bana)

Starbucks pun dikabarkan juga sudah berencana untuk tidak menggunakan sedotan plastik di semua gerainya di tahun 2020.

Meskipun sempat pula diberitakan pada 2016, beberapa anak kecil mengalami luka robek pada mulut bagian dalam akibat sedotan logam di gerai kopi tersebut.

Penolakan penggunaan sedotan logam (stainless)

Insiden Wanita Tewas Tertusuk Sedotan Picu Seruan Tolak Sedotan Logam. (twitter.com/SFdirewolf)
Insiden Wanita Tewas Tertusuk Sedotan Picu Seruan Tolak Sedotan Logam. (twitter.com/SFdirewolf)

Itu tadi seruan untuk penolakan sedotan plasti. Sementara seruan untuk menolak sedotan logam datang dari para penyandang disabilitas.

Aktivis penyandang disabilitas menilai seruan penolakan sedotan plastik berdampak pada mereka.

Banyak orang berkebutuhan khusus membutuhkan sedotan plastik di keseharian mereka.

Mereka menilai bila sedotan plastik sampai "diharamkan" maka itu akan mencederai hak asasi.

"Saya menggunakan sedotan plastik karena tidak sanggup minum langsung dari gelas," tulis pengguna Twitter dengan akun @SFdirewolf (Alice Wong).

"Ditambah lagi, sedotan plastik tidak meleleh saat saya mengonsumsi minuman panas, tidak seperti sedotan organik lainnya (compostable straw)," imbuhnya.

Baca Juga: Gara-gara Sedotan Stainless, Hidup Wanita Ini Berakhir Tragis

Alice Wong yang juga Founder dan Director dari Disability Visibility Project ini mengatakan bahwa ia tidak bermaksud untuk menolak aksi mengurangi sampah ini, namun ia berharap ada hal yang lebih solutif dari pada menghilangkan sedotan plastik.

"Inilah susahnya hidup di lingkungan yang dari awal tak pernah didesain untuk ramah pada kami (penyandang disabilitas). Kami harus berjuang sendirian untuk membela hak-hak kami," pungkas Wong.

Kasus di Indonesia

Pengemudi ojek daring melintas di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pengemudi ojek daring melintas di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Di Indonesia sendiri, sempat pula viral kisah pengemudi ojek online (ojol) yang mendapat rating buruk karena membawa sedotan.

"Udah dipesen nggak usah pakai sedotan malah dibawain juga, kan nggak jadi menyelamatkan bumi, hadeh." ujar pelanggan tersebut.

Hal itu berujung pada rating tiga dari pelanggan kepada ojol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI