Keluar Penjara Merasa Hidup Tak Bebas, Ahok: Enakan di Mako Brimob

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 22 Juli 2019 | 17:39 WIB
Keluar Penjara Merasa Hidup Tak Bebas, Ahok: Enakan di Mako Brimob
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok (YouTube/ Panggil Saya BTP)

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau BTP alias Ahok, mengakui setelah bebas dari penjara ia justru merasa hidupnya tidak bebas.

Ahok justru berpikir lebih menikmati kehidupannya saat masih menjalani masa tahanan di Mako Brimob Depok.

Melalui video blog yang diunggah di akun YouTube miliknya Panggil Saya BTP, Ahok merasakan banyak perubahan ketika telah bebas dari tahanan. Ia merasa tubuhnya telah bebas, tapi tidak sepenuhnya merasa bebas.

Hal itulah yang membuat Ahok berpikir lebih menikmati kehidupannya terdahulu di tahanan. Meski tidak bebas, namun ia merasa bebas.

"Saya sekarang ini bebas tapi tidak bebas. Kalau dulu di Mako Brimob itu tidak bebas tapi bebas. Lebih enakan mana? Kadang-kadang saya pikir lebih enakan di Mako Brimob," kata Ahok sambil tertawa seperti dikutip Suara.com, Senin (22/7/2019).

Pernyataan Ahok itu langsung disambut gelak tawa oleh para tamu yang hadir dalam acara tersbut.

Selama menjalani masa tahanan, Ahok hidup secara teratur. Setiap hari ia tidur pukul 22.00 WIB dan bangun keesokan paginya pukul 4.00 WIB.

Selain itu, ia juga makan malam terakhir pukul 17.30 WIB dan kembali makan keesokan paginya. Setiap pagi Ahok juga selalu berolahraga sembari berjemur di bawah sinar matahari.

"Kenapa? Pukul 22.00 pasti tidur, pukul 17.30 sudah tak makan, sudah puasa sampai besok pagi. Itu enak tuh. Tiap pagi dikasih jemur kalau nggak mendung, tiap pagi Senin sampai Jumat pasti olahraga," ungkap Ahok.

Saat makan malam terakhir pukul 17.30 dan mulai tidur pukul 22.00, usus dalam kondisi kosong ketika tidur sehingga terjadi penyerapan yang maksimal. Sementara, ketika ia keluar dari tahanan seringkali Ahok masih makan pukul 22.30.

"Biasa tidur pukul 22.00, ini pukul 22.30 saya masih makan, gimana nggak kacau usus. Kalau di sana kita tidur perut benar-benar kosong, kalau pukul 22.00 nggak tidur, lapar. Jadi kita benar-benar harus tidur pukul 22.00 nanti pukul 4.00 pasti bangun," tutur Ahok.

Untuk diketahui, Ahok sempat divonis dua tahun penjara atas kasus penodaan agama.

Selama menjalani masa tahanan, Ahok mendapatkan tiga kali remisi, yakni remisi sebanyak 15 hari pada Natal 2017, remisi sebanyak 2 bulan pada Agustus 2018 dan remisi Natal 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar soal Reklamasi, Ahok: Nanti Dikira Anies Gue Kampanye Gubernur Lagi

Bongkar soal Reklamasi, Ahok: Nanti Dikira Anies Gue Kampanye Gubernur Lagi

News | Senin, 22 Juli 2019 | 16:20 WIB

Klaim Tak Mau Jadi Menteri Jokowi, Ahok: Saya Sudah Cacat di Republik Ini

Klaim Tak Mau Jadi Menteri Jokowi, Ahok: Saya Sudah Cacat di Republik Ini

News | Senin, 22 Juli 2019 | 13:54 WIB

Sindir Anies, Ferdinand Dirisak Koalisi Pejalan Kaki: Manja dan Biang Macet

Sindir Anies, Ferdinand Dirisak Koalisi Pejalan Kaki: Manja dan Biang Macet

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 17:29 WIB

Demokrat dan PSI Kompak Serang Anies soal Besi Impor China Getah Getih

Demokrat dan PSI Kompak Serang Anies soal Besi Impor China Getah Getih

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:50 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB