Jalan-jalan ke Ibu Kota Negara Baru, Penajam Paser Utara dan Kukar

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 12:57 WIB
Jalan-jalan ke Ibu Kota Negara Baru, Penajam Paser Utara dan Kukar
Kawasan calon Ibu Kota Negara baru. (Antara)

Setelah berkendara menempuh jarak 59 kilometer dalam waktu sekitar 1,5 jam dari Kota Balikpapan, tim memasuki Desa Semoi Dua di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Menurut warga asli Desa Semoi Dua, H Lasmuin, desanya merupakan salah satu dari dua wilayah di kabupaten tersebut yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara. Tepatnya, berbatasan dengan Kelurahan Sungai Merdeka.

Kawasan calon Ibu Kota Negara baru. (Antara)
Kawasan calon Ibu Kota Negara baru. (Antara)

Desa Semoi Dua merupakan desa paling ujung di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Jaraknya sekitar tiga jam perjalanan dari pusat pemerintahan kabupaten melalui jalur Jalan Samboja-Sepaku.

Desa yang berada tidak terlalu jauh dari akses menuju Kawasan Wisata Alam Bukit Bangkirai dan HTI yang dikelola PT Inhutani I Unit Balikpapan itu disebut-sebut sebagai titik awal pengembangan calon lokasi ibu kota baru.

Lasmuin sudah mendengar perihal pemindahan ibu kota negara ke perbatasan Kecamatan Sepaku dan Samboja.

"Positif lah, namanya ibu kota, daerah akan lebih maju dan ramai. Secara pribadi biasa saja lah, ya kita lihat saja ke depan," kata Lasmuin menanggapi rencana pemerintah memindahkan ibu kota Negara Republik Indonesia ke wilayah sekitar tempat tinggalnya.

Namun transmigran asal Bojonegoro yang sudah 41 tahun menetap di Desa Semoi Dua itu bertanya-tanya, sebenarnya lahan yang mana yang akan digunakan untuk membangun ibu kota baru, mengingat semua tanah di sekitar desanya milik warga.

Kekhawatiran pria yang sejak SD sudah ikut bertransmigrasi ke Semoi Dua itu berkurang mana kala ANTARA mengulang pernyataan Presiden bahwa pemerintah sudah punya lahan seluas 180.000 hektare untuk membangun ibu kota negara yang baru.

Lasmuin mengangguk-anggukkan kepala ketika mendengar informasi bahwa mungkin saja ibu kota baru akan dibangun di lahan-lahan hutan produksi yang merupakan hutan negara.

baca juga

"Hutan di seberang jalan itu sudah Bukit Soeharto. Tapi kalau hutan produksi di sini, masuk akal kalau Inhutani," ujar pria Jawa yang memperistri warga asli Paser itu.

Guna mengetahui jarak tempuh dan kondisi dari titik perbatasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegawa menuju kota Kabupaten Penajam Paser Utara, tim melanjutkan perjalanan melalui Jalan Samboja--Sepaku menjelang pukul 16.00 WITA.

Semakin mendekati kota Kecamatan Sepaku, jalan yang rusak semakin banyak sehingga kendaraan tidak bisa leluasa melaju.

Setidaknya butuh waktu 30 menit untuk tiba di kantor Kecamatan Sepaku dari Desa Semoi Dua setelah melalui jalan-jalan yang rusak atau sedang dalam proses pengerasan kaku menggunakan beton.

Agar lebih cepat sampai ke kota kabupaten, tim tidak singgah di kota kecamatan. Di wilayah Kecamatan Sepaku yang berpenduduk 31.814 jiwa, pasar dan pusat kecamatan merupakan daerah yang paling ramai. Hingga menjelang magrib, warung-warung masih ramai.

Sekitar 30 menit setelah perjalanan dari Desa Semoi Dua, terlihat lahan sangat luas dengan kontur sedikit berbukit di sisi kanan Jalan Provinsi Sepaku, Hutan Tanaman Industri (HTI) yang baru saja "dipanen".

HTI tersebut milik PT ITCI Hutani Manunggal, perusahaan patungan PT ITCI Kartika Utama (ITCKU) dan PT Inhutani-1. Lahan konsesi itu lah yang belakangan menjadi bahan perbincangan di sosial media hingga media massa nasional, karena disebut-sebut sebagai milik Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto.

Jalanan sebelum dan sesudah lahan konsesi itu sangat mulus. Kondisi jalan justru rusak dan dalam perbaikan saat mendekati wilayah Kelurahan Sepan dan Kelurahan Sotek hingga menjelang kota kabupaten.

Tim tiba di Kota Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar pukul 20.10 WITA. Kota masih ramai, terutama di Jalan Provinsi atau Jalan Penajam--Kuaro yang merupakan jalan utama sekaligus akses menuju pelabuhan penyeberangan menuju Kota Balikpapan.

Kantor Bupati Penajam Paser Utara berdiri megah sekitar 10 kilometer dari Pelabuhan Penajam. Dari sini lah Bupati Penajam Paser Utara akan memimpin warganya untuk mempersiapkan diri menjadi bagian dari ibu kota baru.

Perjalanan tim ANTARA menyusuri lokasi ibu kota baru berakhir dengan perjumpaan dengan Bupati Gafur di Balikpapan, tempat sang bupati mengungkapkan harapan, "Insya Allah (akan) terjadi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bernardus Wisnu Widjaja: Kesempatan Mendesain Ibu Kota untuk Acuan Dunia

Bernardus Wisnu Widjaja: Kesempatan Mendesain Ibu Kota untuk Acuan Dunia

wawancara | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 08:36 WIB

Sumber Listrik Ibu Kota Negara Baru Diusulkan Pakai Energi Nuklir

Sumber Listrik Ibu Kota Negara Baru Diusulkan Pakai Energi Nuklir

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 06:25 WIB

Bupati Benarkan Hashim Kelola 50 Ribu Hektare Hutan di Penajam Paser Utara

Bupati Benarkan Hashim Kelola 50 Ribu Hektare Hutan di Penajam Paser Utara

Jogja | Kamis, 29 Agustus 2019 | 22:48 WIB

Soal Lahan Ibu Kota Baru, Luhut: Lahan Prabowo Jauh Dari Situ

Soal Lahan Ibu Kota Baru, Luhut: Lahan Prabowo Jauh Dari Situ

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:21 WIB

Pemenuhan Pangan, Sandang dan Papan Harus Jadi Prioritas Ibukota Baru

Pemenuhan Pangan, Sandang dan Papan Harus Jadi Prioritas Ibukota Baru

Jogja | Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:04 WIB

Terkini

Katanya Sudah Merdeka, Tapi Kenapa Ibu Rumah Tangga Sulit Berinvestasi?

Katanya Sudah Merdeka, Tapi Kenapa Ibu Rumah Tangga Sulit Berinvestasi?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:30 WIB

5 Shade Cushion untuk Kulit Olive Undertone Indonesia agar Tidak Kelihatan Abu-abu

5 Shade Cushion untuk Kulit Olive Undertone Indonesia agar Tidak Kelihatan Abu-abu

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Dari Yogyakarta, Solo hingga Thailand Nova Arianto Buru Komposisi Terbaik Timnas Indonesia U-20

Dari Yogyakarta, Solo hingga Thailand Nova Arianto Buru Komposisi Terbaik Timnas Indonesia U-20

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Dolar AS Keok di HUT RI, Rupiah Tembus Level Rp17.796 Pagi Ini

Dolar AS Keok di HUT RI, Rupiah Tembus Level Rp17.796 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Siapa Penjahit Bendera Merah Putih? Ini Sosok Perempuan di Balik Berkibarnya Bendera Pusaka

Siapa Penjahit Bendera Merah Putih? Ini Sosok Perempuan di Balik Berkibarnya Bendera Pusaka

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun, Lukisan Tebing Huashan Ini Diduga Digambar dengan Darah Manusia

Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun, Lukisan Tebing Huashan Ini Diduga Digambar dengan Darah Manusia

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free

Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Pesona Istri Keenam Soekarno Ratna Sari Dewi Kenakan Kebaya Merah Jambu di Upacara HUT RI

Pesona Istri Keenam Soekarno Ratna Sari Dewi Kenakan Kebaya Merah Jambu di Upacara HUT RI

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?

Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Profil Khaliska Refqi Ramadhani Pembawa Baki Upacara HUT ke-81 RI di IKN

Profil Khaliska Refqi Ramadhani Pembawa Baki Upacara HUT ke-81 RI di IKN

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:09 WIB

×