Jawab Isu Pindah ke PSI, Faldo Maldini: Tolong Doakan Saja

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 23 September 2019 | 17:45 WIB
Jawab Isu Pindah ke PSI, Faldo Maldini: Tolong Doakan Saja
Faldo Maldini - (Instagram/@faldomaldini)

Suara.com - Politisi Partai Amanat Nasonal (PAN), Faldo Maldini, buka suara soal isu kepindahannya ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Faldo hanya meminta masyarakat mendoakan yang baik pada karir politiknya ke depan.

Menurut Faldo PSI adalah partai yang berpihak dengan kaum muda. Ia mengatakan soal ke partai mana ia akan berlabuh sudah ditentukan dalam lauhul mahfudz atau catatan kejadian di alam semesta.

"Terkait saya semuanya sudah tertulis di lauhul mahfudz, saya tinggal menjalankan tolong doakan saja," ujar Faldo di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

Ia mengibaratkan pindah partai seperti pindah rumah. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum menentukan rumah yang akan ditempati.

"Kita lihat dulu tanahnya di sana, cek dulu itu biasa saja. Semua sudah tertulis lauhul mahfudz, mohon didoakan pada akhirnya saya kemana," jelasnya.

Faldo Maldini dikabarkan pindah ke PSI - (Twitter/@UniEbby)
Faldo Maldini dikabarkan pindah ke PSI - (Twitter/@UniEbby)

Faldo kemudian mengklarifikasi soal gambar di salah satu koran lokal yang menyebut Faldo akan maju di pemilihan Gubernur Sumatera Barat dengan lambang PSI. Menurutnya partai besutan Grace Natalie itu mendukung dirinya sebagai kaum muda yang maju sebagai Gubernur.

"Gini lho, ada orang yang dukung kita untuk pilkada masa kita tolak, kan PSI mendukung tapi PSI di sana (Sumatera Barat)," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah iklan di harian lokal Sumatra Barat tiba-tiba menjadi sorotan.

Dalam iklan tersebut menyandingkan foto Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Faldo Maldini dengan partai lain yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Tampak dalam iklan bewarna tersebut tertulis nama Faldo Maldini dan logo PSI, serta sebuah kalimat dalam bahasa Minang 'Sumangaik Baru'. Huruf 'sum' dan 'bar' pada kalimat tersebut bahkan sampai dipertegas dengan warna merah untuk dibaca menjadi satu kata baru 'Sumbar' atau Sumatra Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Datangi MK Hari Ini, PSI Gugat Batas Usia Calon Kepala Daerah

Datangi MK Hari Ini, PSI Gugat Batas Usia Calon Kepala Daerah

News | Senin, 23 September 2019 | 12:03 WIB

PAN akan Klarifikasi Kabar Faldo Maldini Pindah ke PSI

PAN akan Klarifikasi Kabar Faldo Maldini Pindah ke PSI

News | Kamis, 19 September 2019 | 14:02 WIB

Heboh Soal Iklan Koran Faldo Maldini, Begini Penjelasan PSI

Heboh Soal Iklan Koran Faldo Maldini, Begini Penjelasan PSI

News | Kamis, 19 September 2019 | 09:55 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB