Beredar Foto Jokowi Menangis di Lokasi Kebakaran Hutan, Ternyata Editan

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 20:01 WIB
Beredar Foto Jokowi Menangis di Lokasi Kebakaran Hutan, Ternyata Editan
Presiden Jokowi pantau kebakaran hutan. (Biro Pers Kepresidenan)

Suara.com - Foto Presiden Jokowi menitikkan air mata saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan, viral di media sosial.

Salah satu yang mengunggahnya adalah akun Facebook Denpasar Info.

Pada unggahan foto itu dituliskan keterangan yang terbaca, "Terharu (emoji menangis) Saat Presiden Joko Widodo meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di Riau."

Foto tersebut memperlihatkan Jokowi dengak jarak dekat alias close-up dari tampak samping.

Ia terlihat sedikit menunduk di foto itu. Tampak pula kerutan di ujung mata, kening, dan dekat bibirnya.

Hoaks foto Jokowi - (AFPPeriksaFakta)
Hoaks foto Jokowi - (AFPPeriksaFakta)

Tak hanya itu, terlihat pula tetesan air mata di bawah mata, yang mengalir di dekat hidungnya.

Rupanya foto tersebut palsu alias sudah diedit -- Jokowi tak benar-benar meneteskan air mata di foto tersebut.

Fakta itu dibongkar oleh AFP Periksa Fakta, tim editorial berbahasa Indonesia yang bertugas memeriksa fakta, asuhan kantor berita internasional yang berpusat di Prancis, Agence France-Presse, alias AFP News Agency.

AFP Periksa Data juga menyertakan sumber foto serupa yang asli. Foto itu diunggah halaman resmi Facebook Kementerian Sekretariat Negara RI pada 17 September 2019.

baca juga
Foto Jokowi di lokasi karhutla - (Facebook/Kementerian Sekretariat Negara RI)
Foto Jokowi di lokasi karhutla - (Facebook/Kementerian Sekretariat Negara RI)

Tampilan dalam foto mirip dengan yang diunggah Denpasar Info, hanya saja tak ada tetesan air mata di pipi Jokowi.

"Presiden Jokowi meneteskan air mata saat meninjau kebakaran hutan? Foto presiden Indonesia ini telah disunting dengan menambahkan tetesan air mata di wajahnya," cuit akun Twitter @AFPperiksafakta, Kamis (3/10/2019).

Presiden Jokowi dan sejumlah elemen terkait meninjau langsung sejumlah titik untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Provinsi Riau, Selasa (17/9/2019).

"Segala usaha sudah dilakukan. Yang di darat (pemadaman) sudah semuanya, tambahan pasukan kemarin sudah saya perintahkan juga. Kemarin datang totalnya 5.600 (pasukan)," ujar Jokowi di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, dalam keterangan Biro Pers, Media, Informasi Sekretariat Presiden, Selasa.

Hoaks foto Jokowi - (Twitter/@AFPperiksafakta)
Hoaks foto Jokowi - (Twitter/@AFPperiksafakta)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU KPK Banyak Tipo, Sujiwo Tejo: Orang Segoblok Apa pun Susah Percaya

UU KPK Banyak Tipo, Sujiwo Tejo: Orang Segoblok Apa pun Susah Percaya

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 12:56 WIB

Cerita Mahfud MD Bahas UU KPK dengan Jokowi: Sambil Tertawa-tawa

Cerita Mahfud MD Bahas UU KPK dengan Jokowi: Sambil Tertawa-tawa

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Nihil Titik Api, Status Darurat Pencemaran Udara Riau Dicabut

Nihil Titik Api, Status Darurat Pencemaran Udara Riau Dicabut

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 09:19 WIB

Presiden Jokowi Beri Ucapan Selamat ke Anggota DPR Baru

Presiden Jokowi Beri Ucapan Selamat ke Anggota DPR Baru

Foto | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:52 WIB

Jokowi-JK hingga Ma'ruf Hadiri Pelantikan Anggota DPR RI

Jokowi-JK hingga Ma'ruf Hadiri Pelantikan Anggota DPR RI

Foto | Selasa, 01 Oktober 2019 | 12:59 WIB

Terkini

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:05 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

×